ReArsalan

ReArsalan

  • WpView
    Reads 2,515
  • WpVote
    Votes 500
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 10, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
FOLLOW, VOTE, KOMEN Satu hal yang tidak pernah Rea bayangkan adalah menikah dengan Arsalan. Laki-laki yang sudah ia anggap sebagai kakaknya sendiri. Orang yang selalu ada di kala dirinya susah dan senang. Namun Rea terpaksa menerima lamaran Arsalan karena di iming-imingi janji yang terlalu sayang jika Rea lewatkan. Dan juga Rea ingin membuat mantannya menyesal karea sudah berselingkuh darinya. "Lo tau ga, kenapa gue nulis nama lo di dada sebelah kiri, gue?" "Engga. Memangnya kenapa?" "Karena di dalam sini ada jantung yang akan membuat, lo hidup lebih lama"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • After We Got Married
  • Prenuptial Agreement
  • Perjodohan Tak Terduga
  • VAREN: Imperfect Husband
  • Before Wedding [SUDAH DIBUKUKAN]
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • tentang sebuah rasa

"Menikahlah dengan saya, Jingga." Kalimat itu datang dari seseorang yang tak pernah ia duga. Arsenio, lelaki asing yang tiba-tiba menawarkan diri menjadi suaminya. Jingga tak punya banyak pilihan. Demi memenuhi permintaan terakhir ayahnya yang sakit parah, ia menerima lamaran itu tanpa tahu apa yang sedang menantinya. Ia tahu risiko dari pernikahan tanpa cinta. Ia siap jika hidup tak berjalan sesuai harapan. Tapi ia tak pernah membayangkan bahwa pernikahannya justru akan berubah menjadi ladang teka-teki yang penuh kejutan. Arsen bukan suami ideal. Ia misterius, tak terduga, dan menyimpan sisi-sisi gelap yang perlahan terkuak. Bersamanya, hidup Jingga tak lagi stabil. Hidup Jingga penuh konflik, kebingungan, dan perasaan yang tak bisa ia kendalikan. Ketika cinta mulai tumbuh di antara mereka, Jingga dihadapkan pada pilihan, bertahan dalam pernikahan yang penuh tanda tanya atau pergi demi menyelamatkan diri. "Kita berpisah aja, Mas," lirih Jingga. "Nggak! Saya nggak akan melepaskan kamu, Mara!" tegas Arsen.

More details
WpActionLinkContent Guidelines