Hangkara Langit Senja (Chapter 1)

Hangkara Langit Senja (Chapter 1)

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Wed, Dec 25, 2024
Seorang anak laki-laki yang dibenci oleh kedua orang tuanya karena gagal menduduki peringkat pertama di sekolahnya. Dia adalah Hangkara Senja Petter Adellino. Seorang anak laki-laki yang terlahir dari keluarga Billionaire. Dia memang gagal menduduki peringkat pertama, walaupun begitu dia sangat mahir dalam maple Matematika dan Melukis. Dia juga memiliki adik laki-laki yang sangat sayang dengannya, dia adalah Damara Senja Petter Adellino. Kehidupan mereka Bahagia, namun tidak dengan Hangkara yang hidupnya diselimuti dengan kesengsaraan dan kegelapan karena keegoisan kedua orang tuanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senandung cinta untuk Alyssa(end)
  • Not Fair!
  • JEJAK TAKDIR | JAEMREN √
  • GASA [end]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Hapless
  • Lingering Sadness
  • My Enemy is My Boyfriend

"Kenapa tertawa?" tanya Hangga dengan mata menyipit. "Nggak. Elu lucu, muka Cina tapi ngomong Jawanya medok banget." "Kamu rasis?" "Nggak, nggak. Siapa bilang? Gue gak rasis kok, cuma lucu aja." Alyssa Sawitri, gadis rada tomboy bertemu dengan Hangga Tjokrokusumo. Cowok keturunan Tionghoa yang sangat medok dengan logat Jawanya. Karena ia asli dari Solo. Awalnya mereka sering bertengkar setiap bertemu, karena rasa mangkel Alyssa pada Hangga. Saat cowok itu memergoki Alyssa yang mau bolos. Tapi lama-lama ada perasaan ganjil yang tumbuh dihatinya setiap kali bersama Hangga. Hingga kemudian Alyssa mengetahui jati diri Hangga yang sebenarnya. Ia adalah cucu dari pemilik pabrik Batik terbesar di Solo. Yang konter batiknya ada dihampir seluruh kota besar di Indonesia. Bagaimana perjalanan cinta remaja mereka? Yang dibumbui khas percintaan remaja SMA. Ini novel kelima saya bergenre teenlit, mencoba menulis cerita remaja meski saya bukan remaja lagi. Note: penyebutan nama suatu suku dalam novel ini, tidak bermaksud menghina atau menyinggung salah satu suku yang ada di Indonesia. Tidak ada unsur apapun untuk menyinggung SARA. #Kisah ini fiktif belaka. Persamaan nama tokoh, plot, tempat dan peristiwa hanya kebetulan semata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines