Hangkara Langit Senja (Chapter 1)

Hangkara Langit Senja (Chapter 1)

  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Wed, Dec 25, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang anak laki-laki yang dibenci oleh kedua orang tuanya karena gagal menduduki peringkat pertama di sekolahnya. Dia adalah Hangkara Senja Petter Adellino. Seorang anak laki-laki yang terlahir dari keluarga Billionaire. Dia memang gagal menduduki peringkat pertama, walaupun begitu dia sangat mahir dalam maple Matematika dan Melukis. Dia juga memiliki adik laki-laki yang sangat sayang dengannya, dia adalah Damara Senja Petter Adellino. Kehidupan mereka Bahagia, namun tidak dengan Hangkara yang hidupnya diselimuti dengan kesengsaraan dan kegelapan karena keegoisan kedua orang tuanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BALADA KEHIDUPAN
  • Lingering Sadness
  • GASA [end]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Hangkara Langit Senja (Chapter 2)
  • RAIHAN
  • My Enemy is My Boyfriend
  • RAISA

Tentang balada kehidupan Setiap orang tentu mempunyai cerita atau kisah hidup yang unik,bahagia, atau mungkin memuakan, tapi itu lah hidup bak drama yang tak berkejelasan dan sukar untuk ditebak, namun dibalik itu kisah masa lampau selalu menjadi topik yang renyah untuk di bahas dikemudian hari, entah itu dibahas dengan pemeran yang ada dalam kisah itu atau mungkin sebagai dongeng untuk pengantar tidur anak anak kita,misalnya. Kisah ini bukan lah kisah yang akan membuat berdecak kagum atau memberi kalian sugesti untuk menjadi lebih baik (kalau pun kalian menjadi lebih baik setelah membaca buku ini saya ucapkan selamat dan terimakasih). Namun kisah ini akan mengantar kalian kembali ke masa masa yang (mungkin) pernah kalian alami sendiri. Ulam tawa semesta adalah nama seorang manusia yang terlahir dari keluarga sederhana, menjalani masa kecil dengan penuh kebahagian, kasih sayang orang tua yang tak terhingga untuknya menjadikan dia seorang laki laki sedikit manja dan cengeng, memasuki usia remaja berbagai macam kenakalan remaja sudah dicicipnya, perkelahian dan tawuran seolah olah sudah menjadi olahraganya sendiri, meskipun begitu, otaknya terbilang cerdas dengan dibuktikan peringkat kelas selalu berada ditangannya, menjadi mahasiswa dan menjelma menjadi aktivis "kiri" semakin menjelaskan untuk apa dia hidup, perjudian,pertemanan,percintaan, dan kehilangan orang tersayang mewarnai jalan hidupnya, namun tuhan selalu punya kejutan untuknya, yang berhasil membuatnya selalu berucap syukur. Pesanku, ketika kalian membaca buku ini sebaiknya jangan sedang mengemudikan mobil, sebab aku tak mau buku ini di kambing hitamkan apabila kalian menabrak tiang listrik, tapi kalau mobil kalian sudah memakai sistem driver-assistance, menurutku tak apa. Salam damai dan salam hangat dariku untuk kalian dimanapun berpijak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines