- Perihal 198 Days

- Perihal 198 Days

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 4, 2025
WpInfo
Fanfic
Twilight
-Perihal 198 Days Kaiden Aksara, pemuda 19 tahun yang hidupnya terasa datar, menemukan tempat pelarian di Twilight Café. Tempat sederhana itu selalu menyambutnya dengan aroma kopi dan senyuman seorang barista bernama Aluna Clauren. Namun, ada sesuatu di balik senyum gadis itu yang membuat Kaiden tak bisa berhenti memikirkannya-seperti rahasia yang bersembunyi di balik mata sendunya. Aluna, anak pertama dari keluarga yang terlihat sempurna, menyimpan luka di balik senyum manisnya. Hidupnya dipenuhi tuntutan dan pengorbanan yang tak pernah dihargai. Namun, saat Kaiden perlahan masuk ke hidupnya, Aluna dihadapkan pada dilema besar: membuka dirinya atau tetap hidup di balik tembok yang selama ini ia bangun. Namun, mendekati Aluna bukan perkara mudah. Rahasia besar tentang keluarga dan masa lalu mulai terungkap, membawa Kaiden ke dalam konflik yang jauh lebih rumit dari sekadar perasaan. Ketika pengorbanan dan keegoisan bertabrakan, siapa yang akan bertahan? Dan apakah cinta cukup kuat untuk menyembuhkan luka yang begitu dalam? Sebuah perjalanan menuju penerimaan, kepercayaan, dan cinta yang penuh luka.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • Transmigrasi Ziora

BEBERAPA PART DI PRIVATE, SILAKAN FOLLOW UNTUK MEMBUKA. Dalam pikiran dan hati Laura hanya ada Leon. Laki-laki itu seolah sudah menjadi pusat dunianya. Semua orang tahu bagaimana kerasnya cara gadis itu selalu mengejar dan berusaha menarik perhatian Leon. Tetapi setelah malam itu, Laura tidak lagi mengejar dan berusaha mendapatkan perhatian Leon. Tatapan penuh cinta dan kasih sayang itu sudah berganti dengan tatapan penuh kebencian dan perasaan muak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines