Satu Atap

Satu Atap

  • WpView
    Reads 539,078
  • WpVote
    Votes 14,492
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 2, 2026
Awalnya semua berjalan normal. Salsa dengan dunianya. Hingga ide konyol mamata yang membuat salsa harus terjebak satu atap dengan rony, brondong tampan nan polos. Sejak saat itu, kedamaian seakan hilang di hidup salsa. "Masa anak se polos ini ada dalam pengasuhan gua. Yang ada ilang perjakanya..." BLURB "Biasanya mami buatkan susu." "Lah. Kaga ada, cil." "Ga bisa tidur. Mau susu, mba." "Anjir ribet. Susu gue aja mau kaga ?" _ _ _ Semua cerita hanya fiksi belaka, tidak ada kaitannya dengan kehidupan nyata! Selamat membaca :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mencintai Dalam Diam
  • Teman tapi Menikah 3
  • Married With CEO
  • Teman tapi Menikah 2 : SalRon
  • ENAMOURED (UNDER CONSTRUCTION)
  • Story Of Sabiya [End]
  • MARRIAGE LIFE : Teman tapi Menikah
  • 12 Energi Alam ✅
  • Laugh Of Love [End] ✔
  • Cinta Terakhir
  • APA ADA KESEMPATAN ( END )
  • Garis Semesta [End]
  • GGS (Ganteng-ganteng Somplak)
  • One Shoot SR
  • Badboy Is My Husband
  • Salsa Adisty
  • Se-Mengalir-nya
  •  Benci Jadi Cinta {END}
  • COLD KETOS

haii gayss !!💐 jadi ini cerita kedua aku sebelumnya aku pernah buat di akun yang pertama cuma udah lama dan gatau akun nya kemana, sekarang aku mempunyai sebuah rekayasa atau hayalan haluan cenah kata anak muda sekarang mh. yang dimana gara-gara aku ngikutin salah satu peserta indonesian idol yaitu salma salsabila aliyyah, rony parulian, nabila taqqiyah dan nyouman paul. disini tidak ada maksud atau niatan apapun cuma ingin menulis dan menggungkapkan hayalan aku sendiri hhe. oke soo buat kalian yang mau baca baca aja, kalo ada yang harus di kritik silahkan kalaian bisa komen, thankscu all 🥰💋💐!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines