Take A Chance With Me | Taennie edition.

Take A Chance With Me | Taennie edition.

  • WpView
    Membaca 608
  • WpVote
    Vote 33
  • WpPart
    Bab 10
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Feb 5, 2025
WpInfo
Fiksi Penggemar
Olivia Rodrigo
[13+] - In the end, we only regret. The chances we didn't take. "Kita itu berawal dari saling membenci, sehingga memunculkan ketertarikan diantara kita berdua. Dikala engkau didalam kesulitan, aku selalu hadir untukmu. Begitupun sebaliknya. Kamu selalu ada di hari hariku, meski masih dalam hubungan sebagai 'musuh'. Lalu berakhir dengan penyesalan yang sangat mendalam diantara kita berdua yang akhirnya merenggut nyawamu..." Yang satu menyesal karena tidak mengambil kesempatan, dan membuangnya begitu saja. Yang satu lagi menyesal karena tidak memberi kesempatan lagi, alhasil mereka berpisah dengan berbedanya alam. Inspiration by :: Take a Chance with Me, Niki Favorite Crime, Olivia Rodrigo ©February, 2025
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DENTING  [Revisi]
  • #2 Only You (Complete)
  • T R A I L B L A Z E R  [COMPLETED] | SEGERA TERBIT!!
  • ELEMEN; BAD FIANCÉ (TERBIT)
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • TANGLED (Dave-Anna Story) COMPLETE
  • Back To You (GxG)
  • Kyuuranger : The Lost Sister ✔

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan