JEJAK CINTA

JEJAK CINTA

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 26, 2024
Aria, seorang wanita muda yang hidup dalam kesendirian, terperangkap dalam kenangan akan orang tuanya yang telah lama meninggalkannya. Bekerja di toko buku kecil dengan gaji yang pas-pasan, Aria menemukan kenyamanan dalam membaca buku-buku yang menghidupkan imajinasinya. Namun, meski usia dewasa sudah tiba, hatinya tetap tertutup untuk cinta. Suatu hari, seorang pemuda datang ke toko tempat Aria bekerja dan membeli buku Sejarah Indonesia. Sebuah percakapan singkat yang tidak terduga mengubah suasana hatinya. Pemuda itu memberikan tip lebih dari yang seharusnya dan berpesan, "Semoga hari-harimu lebih baik," sebuah kalimat sederhana yang meninggalkan jejak mendalam dalam hati Aria. Ketika pemuda itu pergi, Aria merasa ada sesuatu yang lebih dari sekadar interaksi biasa. Perasaan yang lama terkubur mulai bangkit, namun ia merasa bingung dan cemas. Dalam perjalanan hidupnya yang penuh kesedihan dan perjuangan, apakah Aria mampu membuka hatinya untuk menerima cinta yang mungkin datang, ataukah ia akan terus terperangkap dalam jurang kesendirian yang semakin dalam?
All Rights Reserved
#561
sadending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Evans life at School
  • Waktu?
  • One Last Night
  •  Istri Untuk Anak Manja (End)
  • Painful By Accident (Completed)
  • Cinta Tapi Cinta?
  • Ari for the Better World
  • The CEO I Once Loved [ SELESAI ]
  • Mahligai Sunyi

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines