Alam Ghaib: Kota Modern

Alam Ghaib: Kota Modern

  • WpView
    Reads 169
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 3, 2025
Diaz, seorang laki-laki remaja berumur 17 tahun yang meninggal saat tragedi yang terjadi pada tahun 1560. Tragedi itu mengakibatkan kota Sarambaya menghilang dari peta. Peradaban di kota Sarambaya sangat modern. Mobil terbang ada dimana-mana, bahkan gedung-gedung pencakar langit memenuhi kota tersebut. Berbagai robot, alat teknologi yang canggih ada dimana-mana. Gerhana bulan merah akan tiba sebentar lagi. Disaat itulah makhluk ghaib di kota Sarambaya bisa dengan sepuasnya meminum darah suci segar, mengambil sukma, dan organ manusia. Tapi, di kota Sarambaya sudah memiliki aturan untuk tidak membuat dan membuka portal menuju dunia manusia. Tapi, Diaz dan pengikutnya berkhianat. Mereka pergi ke dunia manusia dengan menggunakan portal buatan Diaz dan pergi untuk menemui Vedlyn Vellora Nasyifa, salah satu manusia yang lahir pada malam gerhana bulan merah. Ia menjadi incaran para pengikut Diaz. Tapi, kekuasaan tertinggi bukanlah di tangan Diaz. Diaz merupakan pengikut dari salah satu makhluk terkuat namun jahat yang pernah ada di kota Sarambaya. Lanjutannya seperti apa ya? apakah mereka berhasil membawa Vedlyn ke kota Sarambaya dan membuat keributan disana? atau bahkan salah satu dari mereka ada yang berkhianat dengan Nyi Renga?
All Rights Reserved
#3
duadimensi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shadow in the Lab
  • Hello, Mr. Mafia!
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Bound to Him
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • (END) Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Defiant [END]
  • Fraktal Rahasia

Sebagai anak magang di laboratorium penelitian mutakhir, Selene tahu pekerjaannya tidak akan mudah. Tapi dia tidak pernah menyangka harus berhadapan dengan Axel-vampir berbahaya yang dikurung dengan rantai berat, tatapannya tajam dan penuh kejengkelan. "Nah, manusia lain." Suaranya datar sebelum dia memutar mata, seolah keberadaan Selene hanyalah gangguan kecil dalam hari-harinya yang panjang. Ilmuwan disini ingin memahami kekuatannya, mengungkap misteri yang membuatnya berbeda. Tapi Selene? Dia hanya ingin menemukan cara agar bisa bertahan... dan mungkin, mendekatinya tanpa menjadi target berikutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines