SURAT MATAHARI

SURAT MATAHARI

  • WpView
    Leituras 69
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Capítulos 12
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, fev 18, 2025
"Aku ingin menjadi matahari untuk diriku sendiri." Adalah bagian surat dari anak didiknya yang membuat pikiran Laksita berhadapan kembali dengan masa lalu. Bagai sebuah proyektor film jadul yang diputar ulang, isi kepalanya memutar kembali memori sepuluh tahun silam. Laksita dipaksa kembali berhadapan dengan masa lalu. Menelaah kembali berbagai macam hal, kejadian, dan seseorang yang telah mengabur serta terkubur dalam ingatannya. Hingga gadis itu menyadari bahwa ternyata sekedar menerima masa lalu tidaklah cukup. Ia mencoba menelusuri bagaimana penerimaan itu mengajarkannya akan perasaan yang baru, rela. Sampai kapan pun Laksita akan selalu merasa "diikuti" jika ia tak benar-benar belajar mengenai apa yang memang seharusnya direlakan. Sanggupkah Laksita kembali berhadapan dengan masa lalu? Atau ia justru terjebak dalam pusaran lampau dan tengggelam di sana?
Todos os Direitos Reservados
#47
wattpad2025
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • REKSA: The Last Bell
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • KETIKA LABEL TIDAK LAGI MENENTUKAN SIAPA KITA
  • SEMESTA
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Mengenal Diri, Mencari Tujuan
  • Larasati- Napas Dari Masa Lalu
  • AILAH(END)✅

Reksa adalah seorang remaja pendiam yang selalu merasa asing di antara keramaian. Masa lalunya dipenuhi luka yang sulit dilupakan, meninggalkan jejak trauma yang membuatnya enggan membuka diri kepada siapa pun. Baginya, dunia terasa seperti labirin tanpa pintu keluar-terjebak dalam bayang-bayang masa lalu yang menghantuinya setiap saat. Namun, segalanya mulai berubah ketika ia memasuki SMA dan bertemu dengan sekelompok teman yang perlahan mengisi celah kosong dalam hatinya. Mereka tidak hanya hadir sebagai teman sebatas kata, tetapi juga sebagai cahaya yang menerangi sisi gelap yang selama ini ia sembunyikan. Dengan perlahan, Reksa mulai menemukan keberanian untuk keluar dari cangkangnya. Ia belajar bahwa tidak semua orang akan menyakitinya, bahwa ada tangan yang siap meraih dan hati yang tulus menerima. Di tengah canda tawa, konflik, dan perjalanan emosional yang mereka lalui bersama, Reksa mulai memahami bahwa masa lalu tidak harus menjadi belenggu. Perjalanan ini bukan tentang melupakan luka, tetapi tentang menerima, berdamai, dan melangkah maju. Dan di sinilah kisahnya dimulai-tentang seorang anak yang pernah hancur, tetapi menemukan kembali dirinya di antara orang-orang yang peduli.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo