We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Rounded Game

Rounded Game

  • WpView
    Reads 1,539
  • WpVote
    Votes 192
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing1h 9m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 18, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
SMA MERPATI 899. Gedung itu menjulang tinggi dengan patung merpati gagah di gapura depan. "088, itu kode kelas kita." Lalu di mana seseorang terjebak dalam lingkup lingkaran menyeramkan, dan tak bisa keluar. "Jira, lo ..." "Nomor satu seangkatan?" Djira Ze Prianka yang notabenenya murid baru, tentu terkejut ketika mendengar hal yang sama sekali tak pernah ia sangka. *** "Di mulai sejak 2015? Where is about 2015? Datanya ... bahkan nggak ada?" Deka, Jira, Ezra, Isa, Jevano, Grey, lima murid jenius yang berusaha menghancurkan Rounded Game. - Yang bahkan sejak awal mulanya di ciptakan tak ada sama sekali petunjuk. *** start - 27.12.2024 finish -
All Rights Reserved
#102
ranking
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pemuas Nafsu Keponakan
  • Bumi
  • Di sebalik layar
  • [C]✓Mrs. Maiq Hakimi
  • LA ORIAN ACADEMY: School of the Prodigies SEASON 1 [PUBLISHED]
  • Eyes Contact [Jefri Nichol]
  • Melting Pole

Warning!!!!! 21++ Dark Adult Novel. Untuk adek-adek mohon jangan baca ini ya..... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Aku, Rina, seorang wanita 30 tahun, berjuang menghadapi kesepian dalam pernikahan jarak jauh. Suamiku bekerja di kapal pesiar, meninggalkanku sementara tinggal dengan kakakku dan keponakanku, Aldi yang berusia 17 tahun. Kehadiranku di rumah kakakku awalnya membawa harapan, namun berubah menjadi mimpi buruk ketika Aldi menunjukkan perasaan yang lebih dari sekadar hubungan keluarga. Aku terjebak dalam perang batin antara rasa bersalah dan penyesalan, sementara bayang-bayang kenikmatan dan dosa menghantui setiap malam. Kakakku, yang tidak menyadari apa yang terjadi, tetap percaya bahwa segala sesuatu baik-baik saja. Ketika dia pergi meninggalkan aku dan Aldi sendirian, ketakutan dan kebingungan semakin menguasai diriku. Aku mencoba berbicara dengan Aldi untuk menghentikan siklus ini, tetapi perasaan bingung dan nafsu yang tak terkendali membuatnya semakin sulit dikendalikan. Setiap malam adalah perjuangan untuk tetap kuat dan mempertahankan batasan yang semakin tipis. Akankah aku berhasil menghentikan pelampiasan Aldi dan menemukan kedamaian, atau akankah aku terus terjebak dalam bayang-bayang kesepian dan penyesalan yang tak kunjung usai?

More details
WpActionLinkContent Guidelines