Clara
  • WpView
    Reads 1,544
  • WpVote
    Votes 602
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 15, 2026
Clara sudah lama mati. Namun anehnya, seorang manusia bisa melihat dirinya untuk pertama kalinya. Sebagai arwah yang terjebak tanpa arah, Clara hanya bisa menyaksikan dunia bergerak tanpa pernah benar-benar mengingatnya. Nathan tak pernah menyangka bahwa keputusannya menghentikan seorang gadis yang ia kira hendak melompat dari Jembatan Nuri akan menyeretnya ke dunia yang tak seharusnya ia sentuh. Fakta bahwa gadis itu bukan manusia sukses membuatnya membeku. Clara penasaran pada dunia manusia, sementara Nathan hanya ingin mendekati gebetannya. Terjebak dalam situasi yang sulit dipahami, Nathan setuju membiarkan Clara mengikutinya. Kesepakatan kecil itu perlahan membuka rahasia gelap yang ternyata menghubungkan lebih banyak orang daripada yang mereka bayangkan. Di antara dua dunia yang tidak seharusnya bersinggungan, mampukah mereka menemukan kebenaran sebelum kehilangan sesuatu yang tak tergantikan? Start : 26 Nov 25
All Rights Reserved
#12
itzy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Flutterby (Terbit)
  • Rahasia diBalik Senyummu. [End✅]
  • No Soul : Beyond The Gate
  • L0VE BEHIND SILENCE: Chiara World[revisi]
  • DON'T WORRY {END} {REVISI}
  • AKU BELUM MATI! (END)
  • Sibling Goals
  • TRAVMA [ONGOING]
  • Sweet Cake
  • JASMINE | E-BOOK RELEASE

PRE-ORDER 15 - 22 JULI 2026 Momentous.publisher "Mereka selalu memanggilku anak haram, aib, dan pembawa sial." Selby merasa dunianya runtuh dan jungkir balik dalam satu malam. Tiba-tiba orang asing berpakaian mewah datang dan mengaku sebagai Papa. Wajahnya datar, minim ekspresi, terlihat menakutkan dan mengintimidasi. Ia kira kehidupan baru akan membawakan napas segar untuknya, Selby kira keluarga ini akan lebih baik memperlakukan dia daripada Ibu yang setiap hari memukulinya. Namun ternyata, dia justru dicemooh lebih dari apa yang pernah dibayangkan. Ia ditinggalkan lebih kejam daripada Ibu yang membiarkannya kelaparan sepanjang malam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines