transmigrasi si Enigma [BL]

transmigrasi si Enigma [BL]

  • WpView
    Reads 446
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 24, 2025
Sesuai mood ⚠️ menceritakan seorang remaja cantik dan montok bernama Revan Wijaya dia itu yatim piatu. Revan yang selalu balapan dan si hobi baca novel. novel itu menceritakan kisah cinta keduanya yang ditolak oleh hukum alam tetapi dengan berbagai cara dan beberapa masalah yang mereka lewati bersama dan akhirnya mereka bisa bersama dan bahagia bersama tetapi yang mereka tidak ketahui banyak pengorbanan.seseorang untuk membuat mereka bahagia hanya untuk keduanya. terdengar tidak adil memang tapi karena terlalu obsesi untuk mempersatukan mereka dengan cara apapun tidak peduli butuh pengumuman seseorang atau pengorbanan orang terdekatnya egois. Revan saat membaca novel itu harus terus saja mengumpat saat akan balapan Revan kecelakaan karena ada yang merusak motornya bukannya ke alam Mbak kah dia malah ber transmigrasi ke dalam novel yang ia baca sebelum berangkat ke area balapan. jangan salah lapak ‼️ •BL •BxB. yg nggak suka jangan •gay. Baca skip •homo •🌈 nggak pintar buat deskripsi jadi baca aja langsung
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • owned by obsession
  • Bodyguard and his harem
  • Tunangan sang protagonis
  • My Youth My Son [NOT CONTINUED]
  • Langkah Yang Berbeda

kalo berminat follow yaaa (⁠●⁠♡⁠∀⁠♡⁠) buat yang homophobia ga usah salah lapak yaaaaa ini lapak nya boyxboy okee paham?? Sejak kecil, asa selalu dikelilingi oleh tiga sahabatnya-Alvander, Giovan, dan Devan. Mereka tumbuh bersama, melewati hari-hari seperti keluarga yang tak terpisahkan. Tapi seiring bertambahnya usia, perhatian mereka berubah arah. asa tahu persis kalau tiga sahabat masa kecilnya-Alvander, Giovan, dan Devan-bukan sahabat biasa. Perhatian mereka terlalu dalam, terlalu penuh, terlalu... obsesif. Tapi selama mereka nggak melewati batas, Asa memilih untuk diam. Bertahan. Berpura-pura nggak tahu. Sampai akhirnya, batas itu hancur pelan-pelan. Setiap langkahnya diawasi. Setiap geraknya dikendalikan. Asa mulai muak-dan satu-satunya hal yang ingin dia lakukan hanyalah pergi. asa tahu ini bukan cinta. Ini jebakan. Tapi bisakah dia benar-benar bebas? Atau pada akhirnya... dia akan tetap terkunci bersama mereka-satu, dua, atau bahkan semuanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines