AKSERIO

AKSERIO

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 31, 2025
"Lepasin tangan gue!! kenapa sih Lo!! Ngatur banget"ucap Alya sambil mengibas kan tangan nya " Ya..karna gue ketua OSIS" jawab akserio "Mentang-mentang Lo ket--" "Apa?udah ayok masuk!! Kebanyakkan bawel Lo jadi cwek!!" Potong akserio cepat Sambil menarik tangan Alya kembali ✧✧✧ "Kenapa Lo ada disini?"tanya Alya dengan tidak mengalihkan pandangannya Lama Alya menunggu balasan,namun tidak ada sepatah kata yang keluar dari mulut akserio "Ditanya ga jawab!!" "Dasar bisu!!" Ketua Alya mengejek "Apa Lo bilang? Coba ulangin!!" Ucap akserio "Bi..su!! Dah denger kan!!"jawab Alya dengan santainya "Cwek unik"batinnya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Allya Theo Perjodohan? [On Going♡]
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • dimana janji tersebut
  • Melody Arthadiesa
  • No Longer Mate
  • Persona
  • Arsyilazka
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • GUNFA

"Bruk!' "Aduhh pantat gue!" ringis Alya lalu menepuk-nepuk pantatnya yang baru saja berciuman dengan lantai. "Lo makanya kalo jalan pake mata!" ketus Alya. Sedangkan cowok yang didepannya hanya memasanag wajah datar andalannya. "Dimana-mana kalo jalan itu pake kaki bukan pake mata" ucap cowok sambil tersenyum sinis. "Arghh! Lo tuh ya pagi-pagi udah bikin gue kesel aja!" ucap Alya mengebu-gebu. "Bodoamat" ucap cowok itu cuek lalu melanjutkan langkahnya. "ATTHEO ADINATA BRAMASTA! GUE BENCI LO!!" teriak Alya membuat Theo menghentikan langkahnya dan membuat beberapa ornag menatap mereka berdua penasaran. Theo berbalik lalu berjalan menuju Alya yang masih dengan mukanya yang memerah karena menahan marah. "Iya sekarang lo boleh benci sama gue tapi-" Theo membungkuk badannya lalu mendekatkan wajahnya ke telinga Alya. "Suatu saat lo bakalan Cinta sama gue, karena dari benci bisa jadi Cinta" bisik Theo membuat beberpa orang disana berteriak histeris, sedangkan Alya hanya mematung mendengar ucapan Theo. Setelah membisikan kata itu Theo pergi meninggalkan Alya yang masih diam mematung ditempat. Hola guyss gimana kelanjutan cerita guyss? Penasaran? Makanya baca cerita lengkapnya ya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines