heh, nikah yuk!

heh, nikah yuk!

  • WpView
    Reads 2,257
  • WpVote
    Votes 284
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 16, 2025
[Heh, Nikah Yuk!] Awalnya cuma iseng-Alena, mengirim chat random ke sahabatnya, Jemmy. Namun siapa sangka, chat konyol itu malah jadi awal kisah serius yang penuh kejutan? Mampukah mereka mempertahankan persahabatan saat batasan mulai kabur? Atau justru cinta yang lahir dari candaan ini akan membawa mereka ke kebahagiaan yang tak terduga? Kadang, yang berawal dari iseng bisa jadi takdir yang sebenarnya.
All Rights Reserved
#10
temantapinikah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • My Badboy Husband
  • Ko Belum Nikah?
  • Ranup Lampuan ( ID)
  • JODOH DARI NOTIFIKASI
  • Mas Rid! Nikah, yuk?  (Kbm)
  • Tak Sengaja Jodoh
  • Teman Tapi Married
  • NIKAH DULU CINTA BELAKANGAN

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines