Galih dan Anggi telah menjadi pasangan suami istri, karena baru saja mereka menikah, mereka adalah teman SMA, di masa SMA mereka ga terlalu dekat, tapi setelah 2 tahun lulus, mereka bertemu di cafe tidak sengaja, dan mereka mulai berpacaran,, karena Galih tidak mau terlalu lama pacaran, dan ia sudah mempunyai cukup uang untuk mengadakan pernikahan mereka pun melaksanakan pernikahan, mereka dikaruniai 5 anak yang jarak usia nya tidak terlalu jauh, dan mereka berencana ingin menambah lagi.
Setelah beberapa tahun usia pernikahan, Anggi merasa ada yang berbeda dari sifat suaminya, yang sering pulang larut malam dan dalam kondisi mabuk, padahal sebelumnya ia tidak pernah mabuk.
Ada apa ya dengan Galih, apa jangan jangan.......
udah, dari pada penasaran yuk dibaca aja
Anggraini punya mimpi untuk menjalani sebuah pernikahan sekali seumur hidup. Aini menaruh perasaan terhadap rekannya yang bernama Rayhan. Sebetulnya Rayhan itu adalah teman masa SMP-nya Anggraini dan sudah lama juga Aini suka dengan Rayhan.
Rupanya cinta Aini terhadap Rayhan tidak bertepuk sebelah tangan, Rayhan menyatakan perasaannya terhadap Anggraini setelah usaha Rayhan mendekati Anggraini, tentu Anggraini tidak menolak, mereka resmi berpacaran.
Anggraini dan Rayhan memutuskan untuk menikah setelah dua tahun berpacaran setelah merasa saling cocok dan saling mengenal satu sama lain meskipun pernikahan mereka sempat di tentang oleh ibunya Rayhan karena menganggap Anggraini tidak sepadan untuk anaknya.
Pernikahan yang dijalankan oleh Anggraini dan Rayhan sangatlah harmonis. Keduanya saling percaya dan saling dukung akan karir masing-masing. Anggraini bekerja di sekolah dasar sebagai guru dan Rayhan bekerja di perusahaan milik ayahnya karena merupakan salah satu syarat dari ayahnya Rayhan agar Rayhan diperbolehkan menikah dengan Anggraini. Karena sebetulnya alasan Rayhan bekerja di cafe itu karena ia lelah akan aturan-aturan keluarganya yang terlalu mengatur kehidupan Rayhan.