History of Memory

History of Memory

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 11, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Luka yang nyata tak akan sembuh hanya dengan mata. Kata-kata kasar membuat mata menjadi buta terhadap kebenaran. Di antara kita yang tak ingin memulai kembali, harus ada kemauan untuk memaafkan dan memulihkan hubungan." -Azzahra Jangan lupa vote dan komen... Mohon support dan dukungan, serta berikan vote dan pesan agar aku bisa Memperbaiki cerita ini.
All Rights Reserved
#5
confidant
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • From The Eyes
  • PULANG  [COMPLETE]
  • Seraphine
  • Heart to you.(END)
  • INTUISI [END]
  • Kita Sembuh Bareng?
  • MY BROTHER (kaisagi)
  • Beautiful maid [Kaiser x Isagi] [Kaiser bottom]

Mata adalah indera paling jujur pada diri manusia, mungkin mulut tak lagi bisa berbicara namun mata mampu menjawab segalanya . maka tatap la mataku banyak hal yang ingin ku sampaikan padamu antaranya adalah aku sangat takut kehilanganmu . mungkin telingamu tidak mungkin bisa mendengar saat mataku mengatakannya, tapi aku yakin hatimu pasti merasakannya . Tapi bisa saja keyakinanmu membawa sakit . karena tak sesuai dengan harapan ! Terkadang kita perlu merasakan bahwa Realita dibuat tak semanis harapan . Lebih baik berhenti ! Sepandai pandainya kamu menyimpan harapan yang tidak pasti, cepat ato lambat harapan itu juga yang akan mengahancurkanmu . Namun Cinta tak pernah datang terlambat, dia datang tepat waktu, hanya kita yang terlalu banyak mengharapkan sesuatu . Padahal Cinta tau kapan dia akan pergi dan kapan dia akan datang . Semua itu hanya perlu berdoa, dan Mengiklashkan . :)

More details
WpActionLinkContent Guidelines