He Was My First Crush (Curse!)

He Was My First Crush (Curse!)

  • WpView
    Reads 956,985
  • WpVote
    Votes 32,217
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 11, 2026
"Kalau gitu, Cia mau menikah," ucap Cia sambil menatap Papi-nya lekat-lekat. "Tapi, calon suaminya harus Nayaka Abimana!!" . . Hidup Cia jadi sangat terkekang setelah ia ketahuan pergi ke klub malam oleh Papi. Selama 6 tahun, ia menjalani hidup bak burung dalam sangkar. Tak boleh berteman dengan siapapun, tak boleh pergi kemanapun. Seperti burung hantu kala mengintai mangsa, Papi dan Mami memantau setiap gerak-gerik Cia--takut putri semata wayang mereka terjerumus (lagi) kedalam pergaulan bebas. Maka dari itu, Cia berjanji akan membalas dendam pada sosok yang mengadukan tingkah nakalnya pada Papi Mami--Nayaka Abimana. Tak Cia sangka, rencananya untuk menikahi laki-laki itu terlaksana begitu mudah. Misi balas dendam pun dimulai! Selama 6 tahun kedepan, Cia akan pastikan hidup Abi seperti di neraka!! Tapi Cia jadi kalang kabut, saat ia tahu kalau ternyata, Nayaka Abimana bukanlah sosok yang bisa ia permainkan begitu mudah... . . . Rank #7 marriagelife 25-02-2025 #8 romance 25-02-2025 #1 perjodohan 3-03-2025 #3 love 6-05-2025 #1 fiksidewasa 6-05-2025 #8 chicklit 6-05-2025 #8 metropop 6-05-2025
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 9096 (Complete)
  • Marriage Probation
  • He Was My First Love
  • ARUNA
  • May I Love You?
  • The Fault Wedding
  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END
  • Rumah Kita -END-
  • Midnight Love
  • Nearby Relations

(DALAM PROSES PENERBITAN) (BEBERAPA PART DIHAPUS) - "Aku hamil, Pa.." Kata Seruni. Shit. Aku hampir meloncat dari sofa karena saking kagetnya. Papa seketika melotot. "Runi, kamu jangan bercanda, ya!" Adikku menghela nafasnya. "Kita semua kumpul kayak gini, bukan untuk dengerin aku bercanda, Pa.. aku benar hamil; anakku dan mas Sena.." Mama langsung megangin dadanya yang sepertinya tiba-tiba sesak. "Sen?" Aku menatap Sena yang ada di sebelah Seruni. "Bener?!!" Nawasena tampak bergeming. Kemudian, dia menghela nafas panjang. "Bener, Ra.." Aku langsung mengambil sapu rumah, hendak menghajar Nawasena yang kemudian langsung bangkit dan berlari keluar rumah. Disusul Seruni yang nggak tahu lagi harus berbuat apa selain melindungi Ayah dari calon bayinya. Semenjak saat itu, rasanya waktu berlalu sangat cepat. Semuanya sibuk mempersiapkan pernikahan Seruni dan Nawasena, sampai suatu hari, aku harus duduk berdua dengan Papa dan Mama membicarakan suatu hal. Kami bertiga terdiam cukup lama, sampai akhirnya Mama membuka suara. "Arawinda.. kamu juga harus segera menikah," Semenjak saat itu juga, hari-hariku nggak lagi sama. - 9096 adalah karya saya yang ketiga. Menaruh harapan pada genre komedi romantis, semoga karya saya satu ini bisa menghibur semuanya. Mungkin bukan senyum geli, atau bahkan gelak tawa. Yang saya harapkan, cerita ini tetap bisa menjadi pesan yang memberikan arti. Sekecil apapun itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines