Cinta Versi Ali Bin Abi Thalib

Cinta Versi Ali Bin Abi Thalib

  • WpView
    Reads 292
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 15, 2026
Di balik tembok pesantren yang tenang, ada kisah cinta yang tak pernah benar-benar selesai. "lan, ente serius ngasih tania ke tegar? katanya sayang banget." tanya Alvin, menyentil hati yang selama ini diam. Alan tak membantah, hanya mengingatkan satu kalimat yang jadi pegangan hidupnya, "ali bin Abi Thalib pernah berkata, kalo kamu mencintai seseorang biarkan dia pergi, jika dia kembali berarti dia milik mu." Senyumnya kecil, matanya menunduk, tapi hatinya berkecamuk. Alvin yang blak-blakan tak terima, "ciailah lemah bet mental ente, berusaha dong kalo cinta." Namun Alan tetap berdiri pada pilihannya. "Ane ga bisa maksa vin, ane cuman bisa berusaha lewat doa aja." Percakapan berhenti ketika langkah Alan beranjak memecah keheningan, menuju masjid untuk adzan isya. "ayo sholat," teriak Alan pada Alvin. Novel ini bukan sekadar romantika remaja, tetapi perjalanan seorang pemuda yang belajar bahwa cinta kadang bukan tentang memegang-melainkan merelakan. Antara diam, doa, dan takdir... apakah Tania akan kembali, atau justru benar-benar pergi?
All Rights Reserved
#341
mencintai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NADIRAEFAL
  • Unconditional Love
  • Asheeqa's Dream [COMPLETE]✔
  • Ad Meliora || END✓
  • Dia dan Doa
  • Bersama Cahaya Bintang (✔)
  • ALINOVA
  • CINTA UNTUK ALYA

"Aaaaaa" teriak nadira sambil menyilangkan tangannya di dada. "Makanya jangan asal buka baju" ketus raefal. "Gu-gue ngak lihat" ucap Raefal sambil mengalihkan pandangannya kearah lain. "sedikit" lanjut Raefal lagi dengan bergumam pelan. "Tapi gue ngak sengaja" ucapnya lalu meninggalkan UKS. *** "Kata-kata terakhir lo sebelum lo berkunjung ke neraka" ucap raefal sambil menodongkan pistol ke sayangannya pada kening nadira. "Gue kasih waktu satu menit dimulai dari sekarang!'' "Satu" "Lima" WARNING!!🚫 MURNI PEMIKIRAN SENDIRI PLAGIAT SILAHKAN MUNDUR!! JIKA ADA KESAMAAN TOKOH, ITU MURNI TIDAK DISENGAJA. JIKA ADA KEMIRIPAN CERITA, MURNI TIDAK ADA UNSUR KESENGAJAAN. JANGAN MEMBAWA LAPAK LAIN KE CERITA INI!!!.

More details
WpActionLinkContent Guidelines