AGHA 1998

AGHA 1998

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 29, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Pada tahun 1998, seorang lelaki dari SMA Bakti Marangka menyukai perempuan manis bak martabak yang di jual di Bandung. Lelaki itu adalah Aghastan Sastrawijangga, asalnya dari rahim sang ibunda, tempat tinggalnya di Bandung, umurnya menginjak 16 tahun pada saat itu. Gadis yang ia sukai, bernama Aghaisha Sajiwa, tempat asalnya dari rahim sang ibunda juga, awalnya gadis itu tinggal di Jakarta, Bogor. Tapi, ia pindah bersama keluarganya ke kota romantis, Bandung. Agha dan Sajiwa memiliki kelas yang berbeda. Agha berada di kelas 2 IPS, katanya "IPS itu mudah, kan biar kita bisa menelusuri kehidupan," nyatanya dia bahkan tidak pernah masuk kelas ketika sedang pelajaran IPS. Sedangkan Sajiwa, ia berada di kelas 2 Bahasa, baru saja kemarin perempuan itu pindah ke SMA Marangka, dan masuk di kelas tersebut. Kisah cintanya bermula di warung tempat kumpul anak SMA Marangka di depan sekolahan. ●●● Di larang keras melakukan "PLAGIAT"‼️‼️
All Rights Reserved
#154
1998
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • ARGA [END]
  • Keikhlasan Cinta Milik Gus Asya [END] (BELUM DI REVISI)
  • Cold Boy
  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • Cool BadBoy(proses Revisi)
  • AGHAZURA (END)
  • Kita Berbeda [END]
  • KALINDRA

(SELESAI REVISI, SEDIKIT BERUBAH CERITA ALURNYA. CERITA SUDAH SELESAI DAN LENGKAP. HANYA DI POST DI WATTPAD) ❗❗❗ Cerita ini membuat diabetes. Dan ini cerita ringan. Author membuatnya karena ingin cerita yang manis ❗❗❗ --- "Kalau begitu, Anda bisa bantu saya," kata Arjuna, suaranya tenang namun penuh tekanan. "Apa?" tanya Yena pelan. "Anda... jadi istri saya." "Hah?" Yena nyaris berbisik. Jantungnya berdetak cepat, kepalanya terasa pening. Apa dia tidak salah dengar? Seorang Arjuna, duda beranak satu, adik angkat dari sahabat ayahnya-Reyvan dan Rezka-serta om angkat dari pacarnya sendiri, Alvano, meminta dirinya menikah? Gila. Pria ini sudah gila. Yena ingin tertawa, tapi tenggorokannya kering. Anak Arjuna bahkan hampir sebaya dengannya. Dan yang lebih parah, dia sudah punya pacar-Alvano. Dia mengumpat dalam hati. Seandainya saja hari itu dia tidak membuka pintu ruang dosen secara sembrono dan melihat dosennya itu dalam kondisi-sial-telanjang bulat, mungkin dia tidak akan berada dalam situasi ini. Terjebak. Arjuna semakin mendekat, mengikis jarak di antara mereka. "Bagaimana, Bu Yena?" suara Arjuna terdengar tenang, tapi ada sesuatu yang mengintimidasi di baliknya. "Apakah Anda bersedia membantu saya? Atau..." Dia menggantungkan kalimatnya, matanya menatap tajam. "Saya tidak akan membiarkan Anda keluar." Yena menggigit bibir. "Itu kan salah Anda sendiri," ucapnya, suaranya sedikit parau. "Anda yang tidak mengunci pintu kalau Anda mau... seperti itu." Wajah Arjuna tetap datar, tapi ada sesuatu di dalam matanya yang sulit Yena pahami. Pria itu semakin mendekat. Jarak mereka nyaris tidak ada. Tangan Arjuna terangkat, jari-jarinya yang besar meraih dagu Yena dengan lembut namun kuat, memaksanya menatap pria itu. "Kalau Anda tidak mau," bisik Arjuna, "mulai saat ini hidup Anda akan berbeda, Bu Yena." Yena menelan ludah. "Apa maksud Pak Juna?" tanyanya, suaranya sedikit bergetar. Arjuna tersenyum. Senyum yang membuat Yena... menahan napa

More details
WpActionLinkContent Guidelines