ANXIETY

ANXIETY

  • WpView
    Reads 116
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
SMP Bhaskara bukan tempat untuk orang sepertiku. Di sekolah ini, nilai rapor adalah segalanya. Tidak peduli seberapa keras aku mencoba, aku selalu gagal memenuhi standar mereka. Dan sekarang, aku terjebak di Kelas 9 Udang-kelas terendah yang dianggap aib di sekolah ini. Aku harus lulus. Itu saja yang ada di pikiranku. Tapi bagaimana caranya? Masalahnya, aku tidak punya apa-apa selain bakat melukis yang dianggap remeh di sini. Bagaimana mungkin aku bisa membuat sesuatu yang diakui oleh mereka? Ketakutan selalu menghantuiku-takut gagal, takut diejek, takut selamanya terjebak di kasta bawah ini. Bagaimanapun, aku harus bisa keluar dari sekolah kaku ini. Pertanyaanku sekarang, apakah aku harus mengorbankan Seni hanya untuk ... angka kelulusan?
All Rights Reserved
#49
tellyourstora
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • Empat Serangkai
  • LENA & SEGA
  • bad boy's game [ON HOLD]
  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • Aku, Renatta
  • Kelas Archimedes
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Siapa Pelaku Sebenarnya

_____ Dunia ini dulunya hanyalah hamparan biasa, hingga kekuatan magis pertama kali terlahir dari kehendak alam. Namun, sihir yang seharusnya menjadi anugerah justru disalahgunakan. Orang-orang yang tidak bertanggung jawab memperlakukan kekuatan mereka sebagai alat untuk berkuasa, tanpa peduli akan kehancuran yang mereka tinggalkan. Dari keegoisan itu, lahirlah kekacauan, perang, dan penderitaan. Hingga akhirnya, sebuah tekad baru muncul, tekad untuk mengendalikan sihir, bukan dikendalikan olehnya. Para pemimpin membangun tatanan baru, aturan yang mengikat, dan tempat-tempat pembelajaran bagi mereka yang terlahir dengan bakat magis. Namun, sejarah selalu berulang. Di tengah damai yang rapuh, bayang-bayang keserakahan kembali mengintai. Dan kini, seorang pemuda harus menemukan jalannya sendiri di dunia yang gila ini, siap atau tidak, mau atau- "TIDAK MAUUUUU!!!" "Heh! jangan menolak! Kau akan ke Akademi besok! ingat!" "Aku tidak mau~ huaa kehidupan malas ku akan hancur." "Kalau kau menolak, koleksi cacing beracun mu akan ku bakar." ". . ." "Yah merepotkan. Mungkin lebih baik aku tidur, dan pura-pura dunia ini baik-baik saja." -Indonesia . . . ! PERINGATAN GARIS KERAS. INI ADALAH CERITA FIKSI PENGGEMAR DARI FANDOM COUNTRY HUMAS (CH). Buat baca cerita ini, paling tidak pembaca harus tahu apa itu Fandom Countryhumas. Kalau males tahu, pintu toilet sebelah sana⇱ Di ambil dari kisah fiksi author sendiri, gak ada sangkut pautnya sama dunia nyata, mau itu tatanan masyarakat, jabatan, posisi, hukum dan sebagainya. Penulis cuma manusia biasa yang pastinya tak lepas dari kekurangan. Inspirasi cerita? Lumayan banyak (?) dan penulis belum bisa nyebutin satu-persatu. Tapi salah satunya ada unsur cerita "Epistrofi" (bagi yang tahu) Kalau kalian nganggap ini cerita penyimpangan... Ambil wudu deh. "Menjiplak bukan karena tidak bisa berkarya, tapi karena terlalu malas untuk mencoba." - Appelmerah, 2025 [ Not BL/BXB/HOMOSEKSUAL DAN SEBAGAINYA]

More details
WpActionLinkContent Guidelines