Through My Eyes

Through My Eyes

  • WpView
    Bacaan 11
  • WpVote
    Undian 0
  • WpPart
    Bahagian 2
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Jum, Jan 3, 2025
"Bukan nggak punya, cuman belum nemu aja"- Lestari Rahayu Hidup Tari benar-benar simpel, sesimpel namanya. Setiap hari, dia hanyut dalam dunia yang hanya dikenal oleh dirinya sendiri. Cukup diberi bacaan, dan Tari dijamin akan mengurung diri seharian di kamar, menyelami cerita-cerita yang membawa dirinya jauh dari kenyataan. Cowok fiksi-baik itu penyihir dengan mantra ajaibnya, penyair sensitif, atau lelaki dengan senyum misterius-adalah kegemarannya yang tak terelakkan. Setiap buku yang dibaca, setiap karakter yang ditemui, semuanya menambah daftar panjang sosok ideal yang tak mungkin bisa ditemukan di dunia nyata. Namun, ada sesuatu yang berbeda. Tari tidak pernah menyangka bahwa suatu hari, dia akan bertemu dengan seseorang yang justru memenuhi hampir semua kriteria dari cowok ideal yang selama ini hanya ada dalam pikirannya. Cowok yang ternyata bukan hanya muncul dari halaman buku, tetapi juga berjalan nyata di depan matanya. Ke mana saja dia selama ini sampai baru menyadari bahwa karakter yang dia cari-cari itu ternyata ada di dunia nyata? "Kayaknya gue lagi jatuh cinta." "Sama cowok fiksi mana lagi sekarang?" Cr Cover: Pinterest
Hak Cipta Terpelihara
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Unspoken bonds
  • Ex or New? [REVISI]
  • my true love is different from the others
  • ALEXON [END]
  • Different Page [Complete]
  • DERAN
  • FALLING IN LOVE
  • Markxelio

Tidak semua cerita tentang perasaan harus diungkapkan dengan kata-kata. Tidak semua hubungan terjalin dengan cara yang indah. Arkan hanya ingin berteman, tapi usahanya berujung luka. Naira tidak pernah membenci, tapi diamnya justru menyakiti. Ketika segalanya mulai berjalan ke arah yang salah, ketika kata-kata yang tak terucap berubah menjadi penyesalan-mereka baru menyadari bahwa tidak semua ikatan bisa diselamatkan. Karena terkadang, sesuatu yang berharga baru terasa saat sudah menghilang.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi