Senja Biru

Senja Biru

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Jan 5, 2025
Sweet seventeen adalah moment yang begitu dinantikan sebagian besar kalangan muda-mudi dalam hidupnya, terutama kalangan anak muda Indonesia yang baru memasuki masa puber. Hal itu dijadikan special moment dengan melakukan berbagai acara, happy party dan menghabiskan waktu bersama keluarga dan kerabat. Namun, hal itu tidak berlaku dalam hidup seorang gadis remaja kelahiran April tersebut. Raina Mahveen. Bagaimana tidak ? hari dimana seharusnya menjadi hari istimewa, penuh tawa bahagia berganti menjadi hari terburuk sepanjang sejarah kisah cintanya dengan sang kekasih Nughy Alvaro yang telah sekian lama terjalin. 21 April 2015 menjadi sejarah baru, menjadikan hari duka dalam kamus hidup seorang gadis pecinta hujan itu, sesaat setelah mendengar kabar pernikahan sang kekasih membuat senyum yang semula merekah terlukis indah diwajahnya, berubah pasih, beku tak bermimik dengan sesak yang menyeruak dalam hati membuat air matanya luruh terjun bebas tanpa aba-aba. Siapa sangka kejadian tersebut telah menjadikan sosok yang dulunya ramah, ceria, penuh tawa menjadi sosok dingin, sorot matanya yang tajam jauh dari kata ramah, tak ada lagi keceriaan diwajahnya, kini ia menjadi sosok yang pendiam dan lebih menjaga jarak dengan orang-orang disekitarnya, ia hanya berteman dengan tumbukan diksi dan juga diary senja miliknya. Mungkinkah ia akan terus seperti ini? adakah yang akan mampu membuatnya percaya akan cinta lagi? #Hanya waktu yang akan menjawabnya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainangkasa #2 [END]
  • Kapasitas Semesta
  • Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)
  • CAN YOU READ THE NEW CHAPTER FOR ME?
  • Yang Dicari
  • Warna Untuk Pelangi [✓]
  • 2812 (COMPLETED)
  • Lingga [SELESAI]
  • HAMSYA [ Seni Menata Hati ]
  • Jodoh Kedua (END)

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines