Story cover for Senja Biru by Senja_Amerta21
Senja Biru
  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
Complete, First published Dec 30, 2024
Mature
Sweet seventeen adalah moment yang begitu dinantikan sebagian besar kalangan muda-mudi dalam hidupnya, terutama kalangan anak muda Indonesia yang baru memasuki masa puber.

Hal itu dijadikan special moment dengan melakukan berbagai acara, happy party dan menghabiskan waktu bersama keluarga dan kerabat.

Namun, hal itu tidak berlaku dalam hidup seorang gadis remaja kelahiran April tersebut. Raina Mahveen. Bagaimana tidak ? hari dimana seharusnya menjadi hari istimewa, penuh tawa bahagia berganti menjadi hari terburuk sepanjang sejarah kisah cintanya dengan sang kekasih Nughy Alvaro yang telah sekian lama terjalin. 

21 April 2015 menjadi sejarah baru, menjadikan hari duka dalam kamus hidup seorang gadis pecinta hujan itu, sesaat setelah mendengar kabar pernikahan sang kekasih membuat senyum yang semula merekah terlukis indah diwajahnya, berubah pasih, beku tak bermimik dengan sesak yang menyeruak dalam hati membuat air matanya luruh terjun bebas tanpa aba-aba. 

Siapa sangka kejadian tersebut telah menjadikan sosok yang dulunya ramah, ceria, penuh tawa menjadi sosok dingin, sorot matanya yang tajam jauh dari kata ramah, tak ada lagi keceriaan diwajahnya, kini ia menjadi sosok yang pendiam dan lebih menjaga jarak dengan orang-orang disekitarnya, ia hanya berteman dengan tumbukan diksi dan juga diary senja miliknya. 

Mungkinkah ia akan terus seperti ini? adakah yang akan mampu membuatnya percaya akan cinta lagi? 

#Hanya waktu yang akan menjawabnya
All Rights Reserved
Sign up to add Senja Biru to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Rainangkasa #2 [END] by AmandaPutri685
38 parts Complete
Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?
CAN YOU READ THE NEW CHAPTER FOR ME? by kiyaa_syaarie512
24 parts Ongoing
"takdir terus berjalan dan waktu terus berputar, tapi mungkin cinta yang tumbuh semenjak gue pertama ketemu dan ngeliat lo itu hanya terlalu rapuh untuk berada didunia yang kejam ini." Pertemuan tak terduga itu terjadi di tempat yang sama sekali tak disangka. Kini datang kembali-tanpa aba-aba, tanpa isyarat. Di sekolah barunya. Allena kembali dipertemukan dengan sosok yang pernah hadir dalam fragmen masa lalunya yang kini telah kabur. Alveran Mahen Alvarezy. Wajahnya datar, tapi matanya... mata itu seolah menyimpan sesuatu. Sesuatu yang pernah ia lihat, entah di mana, entah kapan. Alveran terdiam. Ada yang mengganjal. Ada rasa familiar yang tak bisa ia jelaskan. Seolah ingatannya sedang berusaha mengaitkan potongan-potongan masa lalu yang samar. Gadis itu... siapa? Sementara itu, Allena hanya berjalan melewatinya begitu saja-tanpa ragu, tanpa gelagat mengenal. Baginya, Alveran adalah orang asing. Tapi bagi Alveran, Allena adalah teka-teki yang entah mengapa... membuat dadanya sesak tanpa alasan. Tapi yang Alveran rasakan-Allena adalah bagian dari kepingan masa lalu yang hanya lewat sementara, lalu pergi entah kemana. Kenangan itu seolah mendadak kabut. Mereka pernah dipertemukan. Dulu. Dalam momen singkat yang terlalu berharga untuk dilupakan. Namun semua itu telah hilang dari ingatan Allena-tertimbun rapat oleh kabut kecelakaan yang merenggut sebagian dirinya. Dan kini, saat takdir mempertemukan mereka kembali... hanya satu yang jadi pertanyaan: Akankah Allena mengingatnya, atau justru, semuanya harus dimulai dari awal?. Awal dari ingatan yang perlahan akan kembali.
You may also like
Slide 1 of 10
I Hate Rain cover
Kapasitas Semesta cover
SeLYna🍂 cover
Kisah yang Tertunda cover
Warna Untuk Pelangi [✓] cover
Rainangkasa #2 [END] cover
CAN YOU READ THE NEW CHAPTER FOR ME? cover
Resiko  cover
Vallerie cover
2812 (COMPLETED) cover

I Hate Rain

45 parts Complete

[ #1 in Rain, 01-09-2018 ] [ #20 in Teen Lit, 11-09-2018 ] [ #51 in Teen Fiction, 11-09-2018 ] Di saat aku membenci hujan, dia datang. Dia datang dengan segala intuisinya tentang hujan. Dia datang dengan segala kecintaannya dengan hujan. Aku jatuh cinta padanya. Sama seperti aku mencintai hujan karenanya. Tapi di hari itu, ia menghilang. Aromanya tak tercium lagi. Jejaknya sudah tak nampak lagi. Syahdunya tak terasa lagi. Ia pergi sebelum aku benar-benar memilikinya. Ia pergi sebelum aku benar-benar mempercayainya. Ia pergi meninggalkan rasa dan juga tanda tanya. Dan, di mana tepat pada 228 hari aku mengenalnya, aku baru mengerti semuanya. Tentang beberapa hal yang sengaja dia sembunyikan, dan juga tentang kenapa dia menyembunyikannya. Saat itu, aku merasakan kehadirannya. *** "Tentang seberapa pentingnya menutup rapat lembaran lama, tatkala lembaran baru mulai terbuka." -Syachwaldan Rizky