Rasa Beribu Masa

Rasa Beribu Masa

  • WpView
    LECTURES 35
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., déc. 30, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
-𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬𝘮𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘬𝘶 𝘨𝘦𝘯𝘨𝘨𝘢𝘮. Aku tuliskan beberapa kalimat pengakuan yang mungkin tak akan kau baca. Aku rapal namamu di dalam doa yang mungkin tak pernah kau dengar. Meski rinduku tak pernah sampai hingga kita telah usai tanpa memulai. Selama jantungku masih berdetak, aku akan selalu mencintai tanpa henti.
Tous Droits Réservés
#452
rasa
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Memori (End)
  • Di antara dua hati
  • Hiperbola Hati (COMPLECTED)~
  • Meninggalkan Tanpa Pamit
  • DEVONALEXA
  • Balada Syair Sunyi
  • I Hate Rain
  • ROMANSA KATA
  • Untuk Dia Yang Tak Bisa Kusebut Namanya
  • JAM 3 SORE

Dulu sekali, sebelum kita berpisah Kamu selalu menjadi yang pertama yang kuingat setiap bangun tidur dipagi hari. Dulu sekali sebelum kita berpisah Wallpaper handphoneku menjadi candu sebelum aku tidur dimalam hari, wallpaper dengan wajahku yang tersenyum dan kamu yang berwajah aneh disebelahku. Dulu sekali, sebelum kita berpisah Aku selalu ingat wajahmu, wajah yang pernah kubuat tertekuk marah karena aku bercerita tentang pria lain. Dulu sekali, sebelum kita berpisah Kau selalu berhasil membuatku patah hati karena sangat banyak yang mengejarmu kala itu. Dulu sekali, sebelum kita berpisah Aku selalu ingat janjiku sepuluh tahun lagi, janjiku tak ingin mencintai pria lain selain kamu sebelum sepuluh tahun lagi. Sekarang, setelah kita berpisah Kamu tetap menjadi yang pertama. Wallpaper handphoneku tetap kamu. Wajahmu itu sudah memburam di ingatanku, sudah sangat lama hingga membuat memoriku ber-abu. Kau selalu membuatku patah hati ketika mengingat wanita mana saja yang mengejarmu dulu. Dan sampai sekarang, setelah kita berpisahpun, aku masih dijanjiku, aku belum mencintai pria manapun sekarang. Masih tetap kamu.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu