MEMORIA DREAM

MEMORIA DREAM

  • WpView
    Reads 554
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 24, 2025
"Kehidupan kita sempurna" "Takdir kita yang berbeda" ❈❈❈❈ Menceritakan tentang sepasang anak kembar dengan hidup yang sempurna namun memiliki takdir yang jauh berbeda. 𝑲𝒆𝒏𝒛𝒊𝒆 𝑺𝒂𝒏 𝑪𝒂𝒍𝒕𝒉𝒆𝒓𝒆𝒐, anak pertama yang harus kehilangan mimpi nya menjadi seorang penyanyi terkenal, anak pertama yang tidak pernah di perkenalkan kepada keluarga besar maupun publik, dan selalu di anggap sebagai anak yang diragukan kemampuan nya. Sedangkan, 𝑲𝒆𝒏𝒛𝒐 𝑺𝒂𝒏 𝑪𝒂𝒍𝒕𝒉𝒆𝒓𝒆𝒐 adalah anak kedua yang dapat meraih semua mimpi dan impian nya sebagai seorang dokter yang akan menyelamatkan banyak orang, menjadi penerus yang selalu di banggakan. Bagaimana mereka akan menjalani kehidupan mereka? Bisakah takdir berpihak pada mereka? Bagaimana takdir memainkan peran nya? Judul sebelumnya : HELLO, MY TWINS?! Judul saat ini : MEMORIA DREAM 【BROTHERSHIP】 【NO BXB】 【DI LARANG PLAGIAT】
All Rights Reserved
#143
nctwish
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines