When I'm With You | Kim Gyuvin

When I'm With You | Kim Gyuvin

  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 4, 2025
WpInfo
Fanfic
ZEROBASEONE
Halte bus dan bus kota, mungkin menjadi saksi mulainya kisah asmara dari dua sejoli ini, Gavin dan Azura. Tidak, kejadiannya tidak seperti di drama-drama pada umumnya yang duduk berdua di halte bus dan kemudian saling bertatap pandang hingga tumbuh rasa cinta dari kedua pemeran tersebut. Kisah ini sebaliknya, hanya satu pemeran yang tumbuh rasa tersebut. Bisa tebak siapa pemeran itu? Tentu saja, Gavin Ganendra. "Gue mau deketin Azura, Jun." Juna tersedak dengan minuman nya sendiri, dan langsung menatap terkejut ke arah temannya tersebut. "Vin, inget. Burine jenenge Azura ki Lazuardi. Lazuardi loh vin, orak Jayadi toko bangunan." (Vin, inget. Belakang namanya Azura itu Lazuardi. Lazuardi loh vin, bukan Jayadi toko bangunan.) "Terus?" "Koe gelem di usir sebelum maju nyedaki Azura?" (Kamu mau di usir sebelum maju deketin Azura?)
All Rights Reserved
#26
chaehyun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CINTA SEGITIGA
  • 𝑷𝒆𝒍𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝑺𝒆𝒏𝒋𝒂  (𝙀𝙉𝘿)
  • Hello, "Mr. Perfectly Fine" [ HIATUS ]
  • Asmaraloka
  • Jiwa nya Masih Bersama
  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!
  • HEARTS In BLOOM
  • Game Of Obsession
  • ZAWIL

CINTA SEGITIGA [ON GOING] "Lang." Panggil Fanya. Gilang menengok pada arah Fanya. Bukan hanya Fanya yang ada disitu, ada juga Zura. Ia menjawab dengan menaikan alisnya sebagai isyarat. "Mau gak mau lo harus pilih di antara kita berdua, pilih gue atau Zura." Titah Fanya dingin Gilang menggeleng kuat. "Huft susah dikit," Fanya membulatkan bola matanya, "Gilang!" bentaknya." Gilang menghela nafas pelan. "Sulit bagi gue, Fan, Zur.." "Lebay lo! Bodoamat harus pilih, jangan serakah jadi orang makanya." Tekan Fanya. "Iya tuh, bang. Harus pilih." Imbal Zura. Gilang menggeleng untuk kedua kalinya. "Gak. Gue cinta lo berdua." Fanya meangguk pelan, "berarti itu jawaban lo, kan? Kalo gitu gue sama adek gue izin buat balik ke Medan." "Sial." Batinnya. "Gue pergi ya, Lang." "Zura permisi," Mereka meninggalkan Gilang sendirian di taman itu. "Gue harus gimana sekarang?" Tanya Gilang pada diri sendiri. Pict on cover ; pinterest #1 - tontawan : 5 okt 2022 #1 - patricknattawat : 2 feb 2023 #1 - tontawan : 10 feb 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines