who is the demon

who is the demon

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2026
"... a, apa-apaan ini! kenapa kenapa denganku." batin seorang iblis muda yang menatap wajah sang gadis di depannya, iblis remaja tersebut menyamar sebagai seorang manusia remaja pada umumnya. "apa?" ucap gadis tersebut, menanyakan kepada remaja lelaki di depannya. membuat remaja lelaki itu tersadar dari lamunannya kemudian ia menatap kembali pada gadis itu, jarak diantara wajah mereka sangat dekat, menciptakan atmosfer di sekeliling mereka terasa tercekam. "hey! kau mau minggir atau tidak sih? kamu menghalangi jalanku saja, minggir sana." gadis tersebut menyingkirkan pemuda didepannya dengan cara baik, sekali-kali mencuri pandang pada remaja lelaki tersebut, begitu pula dengan pemuda itu juga. "cantik" gumam pemuda tersebut, pemuda itu tersenyum samar ketika gadis itu berlalu pergi. [cinta itu terkadang membuat kita buta, dan apapun akan kita lakukan untuk mendapatkan pujaan hati sendiri itulah yang dirasakan remaja lelaki itu.] . . . . . . . . "Cieee, ada yg suka nich" kata Wen pada remaja lelaki yang merupakan temannya. "Aku tidak punya waktu untuk hal itu" ujar pemuda tersebut berusaha menghentikan mulut blak blakan temannya sebelum mengatakan hal yang lainnya. teman terbaiknya ini sangat suka mengatakan hal-hal tidak berguna. dan teman terbaiknya hanya tertawa mendengar apa yang baru saja dikatakan teman terbaiknya ini, Wen merangkul kan lengannya pada sang sahabat dan kembali berujar, "Ayolah aku bercanda, jangan terlalu serius" ucapnya pada sang sahabat, tetapi sang sahabat hanya mendengus kesal. ~~ *Mulai ditulis 5 Januari 2025 Selesai ???
All Rights Reserved
#716
enemy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝙻𝚘𝚟𝚎 𝙶𝚘𝚒𝚗𝚐 𝙽𝚘𝚠𝚑𝚎𝚛𝚎
  • Strong Girl Michella (END)
  • No Longer Mate
  • The Game
  • Kelas A [End]
  • Arsyilazka
  • Converge With You [On Going]
  • BarraKilla
  • Crazy Couple [End] ✔
  • Ali Arkhan

Aku adalah mimpi buruk, yang mereka dapat hanya mimpi basah yang membungkusku dengan manis. Tapi bukan dia... Dia adalah tornado. Dengan mata biru terindah, dan jantung yang berdetak. ◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼◼ Savannah, mulutnya bisa membuat sejuta warna dalam satu buku. Tapi diary cintanya? Cuma satu warna... Hitam. Adam, semua majalah mencetak namanya dengan tinta emas. Tapi kamus cintanya? Putih... Tak ada apapun disana. Apa jadinya saat lembaran itu disatukan? Akankah sihitam terjernihkan? Atau siputih yang jadi ternoda? Haaah... Mereka tak memakai lem dibuku mereka. Tak ada lem yang bisa menempeli savannah, dan adam nekat membawa api untuk masuk kebuku savannah. Memaksa! Hati meyakinkan adam kalau savannah punya tulisan dibalik kegelapannya. Dan adam rela membakar semua yang ada hanya untuk melihat semua itu. ......bahkan dirinya sendiri. ************************************************* "Kalian selalu menyuruh bertahan. Jangan menyerah, dan tetap berjuang. Apa yang harus kuperjuangkan jika aku sudah kalah?". Seakan hidup saat kau mati, suaranya nyaris tak terdengar meski dalam teriakan. "Aku sudah kehilangan semuanya. Dan ini sudah cukup dem.. This fucking world just not a place to me anymore. no more!! Tak ada satupun tempat didunia ini. Aku sudah tak kuat lagi... Benar-benar tak sanggup lebih dari ini dem!!". Dan itu sanggup menyikat luka dihati adam... Tubuh gemetar dipelukannya, rintihan tangis meredam didadanya. Adam tau savannah membutuhkannya, tapi kesadaran baru muncul dihatinya, kalau dialah yang lebih membutuhkan savannah. Dan adam coba sampaikan itu dalam bisikan ikrarnya. "Kau tak sendiri babybear... Aku akan slalu ada bersamamu. Meski kau tak bisa menemukan surga itu, akan kulewati neraka ini bersamamu!! ". 〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰 . . Starting : sept '18 Finished : mei '19 (Peringataaaan : Editor ma

More details
WpActionLinkContent Guidelines