Back to the 4th Century

Back to the 4th Century

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 1, 2025
WpInfo
Fiction
Historical
"Bagaimana keadaan dunia jika pada saat itu perpustakaan Alexandria tidak terbakar sia-sia hanya karena perkelahian saudara? apakah.. dunia akan lebih maju? atau bahkan sebaliknya karena perebutan kekuasaan?" pertanyaan itu selalu muncul di benak Sadam. Proffesor yang berasal dari indonesia itu.
All Rights Reserved
#6
masalampau
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kisah Akala
  • Tulisan Terakhir (ZeeSha) New version ✓
  • Shadows of the Main Story
  • KARNALOKA
  • Be Mine [Terbit]
  • L.O.V.E
  • Exchange Souls With Villains
  • rust harmony (Hiatus)

Sederhana saja, ini bukan kisah pahlawan atau dongeng penuh bahagia. Ini tentang Akala Mannaf Kanagara-anak yang tak pernah diinginkan, hidup di rumah yang seharusnya jadi tempat pulang, tapi lebih sering terasa seperti penjara yang berwujud elegan. Ini tentang rasa yang harus abadi dalam bait aksara, tentang asmaraloka yang menjadi melankolia, dan tentang harsa yang harus menjadi lara. tentang Akala, yang hidup karena dunia belum memberinya pilihan untuk menyerah. "Mati. Aku hanya ingin mati!" Sebaris kalimat yang selalu di lontarkan dalam benaknya. . . . . . . . . . "Apa salah saya ma?" "Salah kamu karena telah lahir ke dunia ini" "Saya tidak pernah meminta di lahirkan, dan saya juga tidak pernah mau untuk di lahirkan. Bahkan kalian tidak pernah menganggap saya hadir di dunia ini" *** "saya suka sama kamu" "tapi kita beda keyakinan, kala" "saya tidak peduli, tuhan itu satu" "tuhan memang satu, kala. tapi, kita yang berbeda" *** "jangan pernah sakit lagi, kal. jangan tinggalin kita" "apa peduli lo semua?!" *** "lo sudah bahagia kan?" "bahagia lo membuat kita sadar kalau ternyata selama ini kita salah menyia-nyiakan sahabat sebaik lo" *** "selamat tidur, matahari ku" Copyright'' allovareyy_ 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines