[JAN] ELYTHARION

[JAN] ELYTHARION

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 31, 2025
Di dunia yang menggantung di antara awan, seorang pemuda dari bangsa Vhorrix, Alyrion, menemukan dirinya terjebak dalam sebuah petualangan berbahaya setelah menemukan sebuah artefak kuno bernama Elytharion. Artefak ini, yang terbuat dari kristal angin murni yang hanya bisa dipahami oleh mereka yang memiliki hubungan dengan Aerivarth, menyimpan kekuatan yang bisa mengguncang keseimbangan dunia mereka. Namun, kekuatan tersebut menarik perhatian makhluk gelap, termasuk Nalvarth yang licik, yang berencana untuk menghancurkan Aeris. Dalam perjalanannya, Alyrion dibantu oleh teman masa kecilnya, Liorra, seorang gadis pemberani dari peradaban Sylphyra, dan Stravarth, naga langit yang menjaga lapisan Aeris. Namun, petualangan mereka tidak hanya tentang mengejar artefak tersebut. Sebuah rahasia besar tentang asal-usul Elytharion dan kaitannya dengan energi primordial Eluvarth akan menguji kesetiaan, hubungan cinta, dan keberanian mereka.
All Rights Reserved
#221
iblis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pangeran Kegelapan
  • Eclipsed Bonds [COMPLETE]
  • Aetheris: Dunia Baru Dawam
  • Sisi Lain Dunia
  • Light Fragments in A Cracked Realm
  • Aidan's Adventure in Another World
  • Aetherion
  • Never a Happy Ending - NaNoWriMo2024
  • a world full of mysteries

Malam semakin larut, namun tidur menjadi hal yang mustahil bagi Mael. Setiap kali dia memejamkan mata, dunia di sekitarnya seakan berubah. Suara gemerisik dari sudut-sudut ruangan, desahan napas yang tidak berasal dari dirinya, dan bayangan-bayangan yang menari di balik tirai gelap kamarnya membuat dadanya terasa semakin sesak. Saat dia berbalik untuk kesekian kalinya di tempat tidur, suara itu kembali muncul-seperti bisikan yang tertiup dari balik dinding, rendah dan penuh kekuatan. "Mael... Kau tidak bisa lari..." Dia terlonjak bangun, matanya terbuka lebar, jantungnya berdetak keras. Ruangan itu sunyi. Terlalu sunyi. Dia duduk di tempat tidur, menarik napas dalam-dalam dan berusaha meredakan gemuruh di dadanya. Bisikan itu, suara yang sama dengan yang ia dengar di perpustakaan, menghantuinya lagi. Pikiran Mael kacau. Apakah ini nyata? Ataukah dia sudah kehilangan akal? Sejak mimpi itu, dunianya berubah menjadi labirin ketakutan yang tak bisa dia pahami. Mata Mael bergerak ke sudut kamar, ke arah bayangan yang terasa lebih pekat daripada biasanya. Di sana, samar-samar, dia melihat sesuatu. Sesosok tubuh samar yang menyatu dengan kegelapan. Tubuh itu bergerak perlahan, semakin dekat, seperti makhluk yang merayap dari kedalaman mimpi buruknya. "Siapa kau?" Mael berbisik, meskipun dia tahu tak ada jawaban.

More details
WpActionLinkContent Guidelines