Neura's Gaze

Neura's Gaze

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 14, 2025
"aku nggak pernah nyangka kalau perasaan yang bikin jantungku deg-degan ini bakal muncul karena dia. adik kelas yang awalnya cuma lewat di koridor, tatapan nya yang sederhana,semuanya tiba-tiba jadi hal yang bikin hari-hariku beda. tapi, apa mungkin rasa ini salah? aku kakak kelas, dia adik kelas. apa aku terlalu bodoh karena berharap lebih dari sekadar tatapan itu?" ~Neura Anifya~ Cerita ini dari pikiran ku sendiri. Maaf jika ada kesamaan alur ataupun nama tokoh. DILARANG KERAS MENJIPLAK ATAU MENGCOPY CERITA INI ❗ Start: 1-Januari-2025 Ending: ? ~{peringkat }~ #8-masasmp #2-tatapan #19-salting
All Rights Reserved
#31
tatapan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Little Sister [Boboiboy Elemental]
  • ALARA [SELESAI]
  • 74/366
  • Timeline
  • The Mystery Of Nusa Bangsa School
  • RAINSAM (SELESAI)
  • THE REBIRTH OF THE YOUNGEST
  • Commitment At That
  • Waiting To Be Ended

Aku marah bukan berarti aku benci kalian! Aku hanya kesepian. Aku kesepian kak... Tidakkah kalian melihat itu? Aku merindukan ayah yang dulu memelukku Aku, merindukan kalian yang tidak pernah bisa ku gapai *** Ini kisah [Name], si bungsu elemental yang kehilangan segalanya. Bunda, ayah dan saudaranya. Ketujuh elemen menganggap dia egois yang menyebabkan mereka kehilangan orang tua. "Ini salah bocah itu!" -Blaze "Aku benci anak itu!" -Solar "Dulu kita kehilangan bunda juga karena dia," -Taufan "Kak, jika dia tidak ada. Apa bunda dan ayah masih hidup?" -Duri "Sebenarnya, [Name] terlalu kecil untuk disalahkan. Jika ku pikir lagi [Name] tidak salah akan kematian bunda. Tapi untuk ayah, dia memang salah. Dia melihat sendiri bagaimana wajah pucat ayah, kenapa dia tetap memaksa pergi?! Dia sama sekali tidak peduli!" -Ice "Aku kehilangan dua kali karena kau bocah!" -Halilintar "Kak gem disini, adikku tidak sendirian." -Gempa ⚠⚠⚠ BoBoiBoy dan kawan-kawan hanya milik monsta. Saya cuma meminjam karakternya Cerita ini murni pemikiran saya Akan ada kemunculan tokoh imajinasi milik saya

More details
WpActionLinkContent Guidelines