Throne of Deceit

Throne of Deceit

  • WpView
    MGA BUMASA 1,276
  • WpVote
    Mga Boto 75
  • WpPart
    Mga Parte 49
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Jan 2, 2026
Perebutan harta dan tahta. Cinta atau kebencian? Cinta atau obsesi gila? Entah lah. Yang terlihat hanya ada dendam yang membara. Pembunuhan yang di sengaja, setelah ini siapa yang akan tiada? Semua akan menyesal pada akhirnya, penyesalan yang begitu menyiksa jiwa. Yang pergi tak akan pernah kembali dan yang kecewa tidak akan pernah percaya. Semuanya lenyap karena ego semata. Mendua? Atau diduakan? Membunuh atau dibunuh? Semua keputusan ada pada mereka! Mereka sang pelakon Tahta Pengkhianatan!
All Rights Reserved
#627
tahta
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman