We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Lentera Malam

Lentera Malam

  • WpView
    Reads 271
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 16, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Apa yang kalian pikirkan tentang cinta beda agama? Tak akan bersatu, kan? Arkan dan Shanin tau mereka sangat mustahil untuk bersatu, namun mereka tetap menjalani hubungan yang berbeda ini. Sering terlintas di pikiran mereka, apa yang harus diharapkan pada perbedaan ini? Istiqlal dan Katedral pun ditakdirkan hanya untuk bertemu, bukan bersatu. Pindah ke tembok sebrang? Jika karena cinta, maka kau tidak akan pernah bisa mencintai Tuhan-Nya sepenuhnya. Kamu boleh mencintainya, tapi jangan pernah ambil ia dari Tuhan-Nya. Berbagai rintangan hubungan mereka yakin untuk bisa mengatasi semuanya. Karena mereka tau, rintangan terbesar mereka adalah perbedaan. Namun, akankah rintangan berat kali ini dapat diatasi? atau justru akan memisahkan mereka? °°° "Tanganku menggenggam erat salib, sedangkan kau menggenggam erat tasbih" - Arkana Prakasa Mahendra "Mustahil air baptismu menyatu dengan air wudhuku" - Shanina Laura Prameswari °°° #pensi #eventpensi #pensivol20 #teorikatapublishing #lapaspenulis #eventpenulis #eventcetakbuku
All Rights Reserved
#29
eventpensi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langkah Juang [SUDAH TERBIT]
  • Antara Timur Dan Barat [END]✔
  • Imam Dari Negri Para Oppa
  • SIRAT DUA SURGA
  • Disatukan Oleh Perjodohan [END]
  • Takdir Cinta [END]
  • we are different {On Going}
  • Zidan & Aresha (TELAH TERBIT)
  • Tertulis Dalam Doa
  • DIFFERENT [TERBIT & TERSEDIA E-BOOK]

Aku pernah berharap pada salah satu ciptaan-Nya... Menunggu dalam sebuah ketidak pastian, aku tahu langkahku salah namun aku tetap maju seakan tak takut sakit hati. Seseorang pernah mengatakan padaku bahwa berharap pada ciptaan-Nya, tak akan pernah berujung indah. Dan itu benar. Pada akhirnya, hati dan raga ini hanya mampu menggapai lara yang menyelusup dalam dada. Aku sempat bangkit dan pergi untuk melupakannya, hingga Tuhan mempertemukan dengan sosok lain yang mampu menabur harapan indah dengan kata pasti. Namun hati ini kembali kecewa. Luka itu kembali saat aku tahu satu kenyataan yang amat menyakitkan. Kenyataan yang telah tertulis dalam hidup bahwa kamu dan aku tidak akan pernah bersatu. Sekuat tenaga untuk kita saling menggapai, percuma. Kita seaamiin tapi tak seiman. Karena kita layaknya Istiqlal dan Katedral, hanya dapat berseberangan tanpa pernah beriringan. Starting : 14 Mei 2020 Finish : 21 Agustus 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines