We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ALNARA

ALNARA

  • WpView
    Reads 15,926
  • WpVote
    Votes 1,020
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 21, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA!!! AMNSE PUNYA!!😁😁 " lo hamil ?" "kalo lo kesusahan gue ada, gue ga bakal biarin lo sendirian" "aku takut....." "its okey Nara. im here" ..... Venara duduk di tepian jembatan merah menatap kosong ke depan, di saat semua nya terasa sunyi, semesta mulai mengabaikan dirinya, dia rasa ini sudah cukup lelah. 'byur " VENARA!!!" apa yang terjadi? kenapa gadis itu tiba tiba melompat? yukk baca!!!!
All Rights Reserved
#5
angmutyangsectione
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Veero [ON GOING]
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]
  • Story Aurani&umji (Garis Pintu Dua Dunia)
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • TUBUH GADIS NERD [END]

"Aku mau kita sama-sama lagi!" sejenak Feea tertegun mendengar penuturan Veero, bagaimana tidak setelah bertahun lamanya dia kembali dan dengan gampangnya menyatakan hal itu, bukan Feea tidak mau hanya saja, masih pantaskah mereka bersama setelah kejadian kelam itu, meski tak dipungkiri debaran dihatinya masih ada, masih sama, tapi keadaannya sekarang berbeda dia adalah orang yang sama dengan jati diri yang berbeda. "Aku tidak bisa, mengertilah!" meski dia tau Veero sedikit kecawa dari pancaran matanya, tapi dia bisa apa?, menangis pun rasanya percuma. Cukup tahun-tahun sebelumnya dia menangisi segalanya. Sekarang, tidak lagi! "Tapi kenapa?" masih belum kah dia paham dengan keadaan. Ini bukan hanya tentang kita. Tak mengertikah dia dengan rasa kecewa. Bukan hal mudah melupakan segalanya, sakit itu masih amat terasa menusuk relung hatinya. Tapi tak tahukah dia dengan semua itu. Menghembuskan nafas pelan Feea berujar, "Karena kamu bukan milik aku lagi.." hanya kata itu yang pantas menggambarkan betapa hancurnya dia saat itu, betapa terlukanya dia saat tau segalanya, dan semua pengorbanannya sia-sia, berakhir dengan rasa kecewa. Rank #6 in Thunder /210528/

More details
WpActionLinkContent Guidelines