TALES OF RAIN

TALES OF RAIN

  • WpView
    Membaca 3
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jan 1, 2025
WpInfo
Non-fiksi
Di bawah hujan yang tak pernah berhenti, Auren dan Dirga bertemu di sebuah halte, dua jiwa yang saling asing namun terikat oleh takdir. Auren, yang terperangkap dalam kenangan akan orang tuanya yang telah pergi, menemukan kedamaian dalam setiap tetes hujan yang jatuh. Dirga, dengan mata yang penuh rasa ingin tahu, terseret ke dalam dunia Auren yang penuh kesedihan dan rahasia. Hujan menjadi saksi bisu dari kisah mereka yang dimulai tanpa kata, namun perlahan menenun benang-benang kebersamaan. Saat langit menggelap dan air mata tak terucap, apakah mereka akan menemukan cinta dalam kesendirian masing-masing? Ataukah hujan justru mengungkapkan luka yang lebih dalam? Tales of Rain adalah kisah tentang pertemuan yang tak direncanakan, tentang dua hati yang berusaha bertahan di tengah derasnya hujan. "Di bawah langit abu-abu, aku menemukanmu. bukan kebetulan, melainkan sebuah cerita yang baru dimulai" dirga atmaja brahmana
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Bukan Salahnya Hujan (Completed)
  • The Last Birthday With You
  • Teruntuk Mia
  • Dibawah Langit Yang Retak (joongpond)
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚��𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • Hujan dalam Pandanganku

Raina mencintai hujan, lebih dari apa pun. Ada ketenangan dalam setiap tetesnya-seolah langit paham cara menyentuh luka yang tak terlihat. Di balik senyum tipis dan tatapan yang tenang, tersimpan cerita yang tak semua orang tahu. Ia bukan gadis yang suka bercerita. Tidak tentang mimpi-mimpinya, tidak tentang ketakutannya yang diam-diam menjerat. Laut adalah satu dari sedikit hal yang tak pernah ingin ia dekati. Terlalu dalam, terlalu gelap, terlalu mengingatkan pada sesuatu yang hilang. Sekolah menjadi panggung tempat ia bersembunyi di balik rutinitas. Sahabat, tawa, sedikit pertengkaran dengan seseorang yang terlalu usil untuk diabaikan-semuanya cukup untuk membuat hidupnya tampak biasa. Tapi tidak semua luka bisa sembuh hanya dengan waktu. Dan tidak semua hati bisa tetap utuh, bahkan saat hujan terus turun.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan