Brothership AREA
Cast : Cheng lei, Tian Jiarui, Neo, Yanan, Xia Zhiguang, Joseph , etc.
Langit malam di Desa Zigong, Sichuan, dipenuhi dengan ribuan lentera yang bersinar cerah, menghiasi langit dengan warna-warni yang memukau. Cahaya lentera beraneka bentuk seperti naga, bunga teratai, dan lampion raksasa terbang melambung tinggi memenuhi ruang angkasa, membawa harapan dan impian mereka yang menyaksikan. Suara tawa dan musik tradisional mengisi udara yang dipenuhi aroma harum bunga musim semi, menciptakan suasana yang penuh kegembiraan. Semua orang menyambut Festival Lentera Zigong, sebuah tradisi tahunan yang telah berlangsung selama berabad-abad, di mana ribuan lentera menerangi malam, simbol dari harapan dan berkah bagi tahun yang akan datang.
Di sepanjang jalan desa yang dipenuhi dengan gerai lentera, para pengunjung sibuk memilih lentera atau berpartisipasi dalam lomba membuat lentera terbaik, dengan harapan bisa memenangkan penghargaan utama festival. Namun, di tengah kegembiraan itu, ada dua saudara yang memiliki kenangan pahit terkait festival ini. Lima tahun lalu, pada malam yang sama, lentera terakhir yang mereka buat bersama jatuh, terbakar, dan menghapus seluruh harapan mereka. Hari itu, keluarga mereka terpecah, dan sejak saat itu, lentera menjadi simbol luka bagi keduanya.
Sekarang, festival itu kembali hadir, dan meskipun mereka terpisah, dua saudara itu merasa ada sesuatu yang memanggil mereka untuk bertemu lagi di tempat yang sama. Lentera, yang dulu menjadi lambang kebahagiaan, kini menjadi saksi perjalanan hidup mereka yang penuh luka dan harapan.
Wei wuxian yang tak berhasil selamat dari pertarungan di bu ye tian harus meregang nyawa karena menyelamatkan shijie nya yang akan di serang oleh mayat hidup. dengan penyesalan dan kesedihan, Jiang yanli bersama Jiang Cheng mulai melakukan ritual yang pernah dilakukan oleh nenek moyangnya walaupun mereka tak berhasil. Jiang yanli dan Jiang Cheng selalu memandang dermaga teratai dengan tatapan kerinduan.
tak lama setelahnya 12 tahun lamanya, teratai putih bersinar kembali dan mulai membuat Jiang yanli berharap ritual tersebut berhasil. sehingga hal yang tidak dapat dipikirkan, Wei wuxian telah terlahir kembali dari sebuah teratai yang disukainya itu.
hal ini adalah fiktif, tidak pernah sekalipun untuk mengkopi dan ini adalah murni hasil dari pikiranku sendiri.