Athlete Boys

Athlete Boys

  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 25, 2025
bxg slow up!! "kamu pilih voli atau aku?"-R "voli."-D Dewa, seorang atlet voli kebanggaan SMAN Harapan Jaya. Risa, seorang gadis yang berprestasi dalam bidang akademik. Ia juga sering mengikuti OSN (Olimpiade Sains Nasional), dan selalu juara satu. Mereka berdua sangat bertolak belakang, Dewa lebih bagus di bidang non-akademik, sedangkan Risa kurang dibidang non-akademik, dan lebih bagus di bidang akademik. Awal kisah cinta mereka karena perjodohan dari kedua orang tuanya. Awalnya mereka hanya sekedar mengenal satu sama lain, dan tidak mempunyai hubungan apa-apa. Tetapi karena suruhan ketat dari orang tua mereka, jadi mereka terpaksa menjalin hubungan asmara itu. main character: Dewa. Risa. other: Dirga. Rehma. Reno. Shania. Zidan. Farrel. Rasya. Kevin. Nathan. Aidan. Chandra. Rastra. Aldi. Rena. Keysha. Fira. Alin. Andini. FIKSI!! start: 2-1-2025 end:- cerita ini pernah gw unpub.
All Rights Reserved
#30
prestasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantas (END)
  • JEFF & VALE (End)
  • ALEXON [END]
  • Revenge Partner • 97L
  • SANTRI YANG KUPILIH
  • Nerd Love(On Going)
  • Little Family
  • The Story of Elfara [ END ]
  • Velocity In Love

PERINGATAN ⚠️ Dibeberapa part terdapat adegan kekerasan dan kata-kata kasar! ------------------------- Navisha Aqila Anastasia, gadis berambut sebahu berusia 17 tahun, adalah siswi cerdas yang selalu menjadi kebanggaan sekolahnya. Memasuki awal kelas 12, ia dipertemukan dengan Arzan Nauval Abraham, siswa yang harus mengulang tahun terakhirnya. Awalnya, mereka hanyalah dua orang asing yang kebetulan duduk di bangku yang sama. Namun, waktu demi waktu menghapus jarak di antara mereka, mengubah pertemuan biasa menjadi kisah yang tumbuh di sela tawa dan diam-diam yang saling mengerti. Hingga suatu hari, ada satu hal yang menyangkut orang tua mereka yang memaksa mereka untuk menjaga jarak, seolah perasaan yang sudah terlanjur tumbuh harus dibekukan begitu saja. Haruskah mereka menyerah pada ego orang tua mereka? Atau justru melawan demi kebahagiaan yang mereka yakini? ~~~ "Terima kasih, karena pernah menjadi rumah, meski bukan yang terakhir."

More details
WpActionLinkContent Guidelines