Takdir Terbaik (On Going)

Takdir Terbaik (On Going)

  • WpView
    Reads 49,179
  • WpVote
    Votes 2,219
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 20, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Assalamualaikum teman👐🏻, ini adalah cerita pertama aku,dan dari hasil pemikiran aku sendiri, mohon maaf jika masih banyak kurang nya dan cerita ini sama dengan cerita yang lain🙏🏻. Menceritakan tentang seorang gadis remaja,yang sering sekali Insecure, karena kekurangan fisiknya, Adiba Nur Hafizah. Pemalu dan pendiam adalah sifatnya,gadis yang menderita celah bibir atau bibir sumbing,yang membuatnya pernah di jadikan bahan bully-an di masa kecilnya, hingga menimbulkan trauma,yang masih membekas cukup dalam,dan belum bisa ia sembuhkan. Namun siapa sangka di balik sifat pemalu dan pendiam nya, ada sebuah keberhasilan yang ia capai melalui pemikiran nya. Hingga tiba tiba saja, kedua orang tua Adiba,menjodohkan dirinya, dengan seorang Gus dari pesantren ternama, Muhammad Zayn Al-khaer,Gus yang terkenal dingin, tegas, disiplin dan selalu menjaga pandangan nya. Namun,dibalik sifat dan sikap nya yang sekarang,betapa kelam nya, masa lalu seorang Gus Zayn. "Gus,kenapa gus mau dijodohkan dengan Adiba?" _Adiba Nur Hafizah_ "Saya menerima kamu,bukan karena perjodohan,tetapi karena takdir,yang telah Allah janjikan" _Muhammad Zayn Al-khaer_
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perasaan Yang Sama
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • Me?&Gus! (ON GOING)
  • MAWAR PUTIH ALIZA [ REVISI ]
  • ALTHAZAIN
  • Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT )
  • My Destiny With You [END]
  • LENTERA KEABADIAN By Rawnaa
  • Midnight Forest
  • Jodoh Pilihan Abi

Tidak semua takdir datang dengan cara yang kita inginkan. Sebagian hadir diam-diam, mengetuk hidup tanpa permisi, lalu mengubah segalanya. Calista Zia Nadira tak pernah membayangkan bahwa kelulusannya akan menjadi awal dari perpisahan-dari mimpinya, dari masa mudanya, dan dari kebebasan memilih jalan hidupnya sendiri. Di usia yang seharusnya penuh rencana, ia justru dipaksa menerima keputusan yang tak pernah ia minta. Pesantren, Pernikahan. Di antara luka masa lalu, ketakutan akan masa depan, dan rasa yang perlahan tumbuh tanpa ia sadari, Calista belajar satu hal: bahwa cinta tidak selalu datang dengan gemuruh, terkadang ia hadir sebagai ketenangan-yang pelan-pelan menyembuhkan. Ini bukan hanya tentang jodoh. Ini tentang keikhlasan, keteguhan hati, dan bagaimana Tuhan menyiapkan kebahagiaan... dari jalan yang tak pernah kita bayangkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines