Cerita Random

Cerita Random

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 26, 2025
Menceritakan kehidupan seorang laki-laki berumur 17 tahun, di dalam kehidupan nya banyak cerita mulai dari senang,sedih,dan masih banyak lagi. Kadang dia selalu berfikir jika sudah dewasa apa yang akan di lakukan nya namun menurutnya kehidupan ini seperti manusia biasa saja. Bahkan dia selalu kebingungan memilih arah kemana untuk hidup setelah ini apa ya itulah yang sering dia pikirkan nya, dia juga pernah bilang hidup ku hanya penuh dengan nafas, itu pertanyaan yang aneh bukan bagi seseorang yang mendengar nya. Dia juga pernah memikirkan bagaimana rasa nya jatuh cinta pada seseorang. jatuh cinta pada seseorang, hanya yang beruntung saja bisa merasakan nya tapi yang tidak hanya bisa hmm begitulah. Bukan hanya percintaan dia juga masih bingung apa cita-cita nya hingga saat ini dia masih saja kebingungan, jangankan cita-cita dia juga bingung dengan bakat yang di miliki nya. Manusia yang aneh menurut seseorang biasa biasa saja, sejak kecil dia memang begitu" gimana ya pas udah besar, gimana sih rasa nya jadi dokter pasti menakutkan" itulah yang selalu di pikirkan oleh nya sejak kecil. Bagaimana kelanjutan nya sampai jumpa
All Rights Reserved
#938
random
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tokoh Utama
  • MY LIFE
  • extra transmigration [End]
  • jalan takdir ku [Revision] || Countryhumans Fan fiction
  • kenzi laska Abraham
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Transmigrasi Amora L²
  • Fall in love with you
  • BALADA KEHIDUPAN

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines