Red Line | JOONGHWA |

Red Line | JOONGHWA |

  • WpView
    Membaca 4,686
  • WpVote
    Vote 534
  • WpPart
    Bab 71
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Agt 9, 2026
WpInfo
Fiksi Penggemar
ATEEZ
Sudah terhitung 5 tahun lamanya teror pembunuhan vampir menghantui daerah ini. Demi menanggulangi agar tidak adanya korban jiwa berjatuhan lagi, pemerintah setempat memasang sirine yang akan berbunyi dua kali dalam sehari-sebelum cahaya mentari benar-benar meninggalkan hari. Tapi sayangnya ketika keluarga satu-satunya yang Seonghwa miliki di kehidupan ini malah menghilang setelah sirine terakhir berbunyi, apa yang bisa Seonghwa lakukan selain mencari, sampai perlu memasuki hutan dan mendaki bukit tinggi? Dalam perjalanan pencarian itu, kemudian ia temukan sebuah kastil disembunyikan rimbunan pepohonan dan cahaya rembulan. Apakah ia akan tetap memasuki kastil tersebut, meskipun ia tahu sang kastil adalah sarang para vampir? . . . . . CW TW // NSFW, 🔞, MDNI, Erotica, a/b/o, Omegaverse, Violence, Blood, Weapon, War, Murder, Harshword, Physical Assault, Gore, Mental Illness, Mental Breakdown, Suicide Attempt, Self-harm, Trauma, more tags coming Vampire!AU - bxb - A Joonghwa!AU - Written in IDN and a bit of ENG - Baku dan tidak baku - Maaf apabila ada TW CW yang tidak disebutkan atau tidak sesuai 🔞 : detailed descriptions of kissing or sexual content ⚠️ : kissing scenes or mentions of sexual content
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
mingi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • SAIRISH
  • Possessive Male Lead
  • I'm Not Just a Figuran
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Obsession Overdose
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • Journey

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan