Pengawamanusiaan

Pengawamanusiaan

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 22, 2025
Ketika sebuah wabah aneh menyebar di Indonesia, sebagian besar orang menolak untuk percaya bahwa mayat hidup bisa menjadi ancaman nyata. Di televisi dan media sosial, para ahli sibuk berdebat bahwa tubuh mati akan segera membusuk, mustahil bertahan lama. Namun, kenyataan di lapangan jauh lebih mengerikan: mereka bukan mayat hidup. Mereka masih manusia-bernafas, berdetak, tetapi kehilangan semua akal sehat, seperti gila dan tak terkendali. Dalam dunia yang runtuh, konflik terbesar datang bukan hanya dari mereka yang terinfeksi, tetapi juga dari mereka yang selamat. Para pejabat yang seharusnya melindungi justru memperburuk keadaan dengan korupsi, suap, dan kebijakan yang tidak manusiawi. Di tengah kekacauan, sekelompok kecil penyintas mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi dan bertahan hidup dari ancaman yang ada.
All Rights Reserved
#4
infeksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senior High School : Final Lesson - Survive or Die
  • No Time To Die
  • Z - Outbreak
  • END OF THE WORLD || ☢️SEGERA TERBIT☢️
  • Survival Class : Pelajaran Terakhir
  • Dead Attack I : The Tragedy [REVISI VER]
  • NECROPOLIS
  • BIOPOCALYPSE : Extinction
  • The Blood Flu | ENHYPEN x IVE | 2024
  • SHE IS MY TWINS

Bagaimana jadinya jika dunia yang kita kenal selama ini berubah menjadi dunia yang penuh teror dan penuh dengan pemangsa. Ini adalah kisah berakhirnya dunia karena wabah yang tidak diketahui asal usulnya. Wabah yang disebut-sebut tidak akan mungkin terjadi di kehidupan nyata. Wabah itu muncul langsung memporak-porandakan dunia hanya dalam beberapa hari. Menginfeksi hampir 95 persen populasi dunia. Mengubah mereka menjadi para pemangsa yang harus akan daging dan darah manusia. Siapapun yang tergigit, tercakar, terkontaminasi oleh darah mereka akan berubah seperti mereka. Hanya ada sedikit tempat bagi mereka yang selamat untuk berlindung. Kisah ini bercerita tentang sekumpulan anak SMA yang berasal di tempat yang tidak terlalu dikenal. Tempat yang berada ditengah-tengah Pulau Sumatera. Saat pertama kali terjadi serangan, mereka masih berada di sekolah untuk mengikuti pembukaan semester baru. Mereka kehilangan teman, sahabat, guru, dan orangtua. Namun mereka sadar bahwa mereka harus tetap hidup Mereka berusaha mati-matian menyelamatkan diri menghindari kejaran dari para pemangsa. Selain itu mereka juga harus melawan para penyintas lain yang berbuat jahat pada mereka. Berhasilkah mereka dalam menuju ke tempat yang aman untuk menyambung hidup? Disclaimer : Cerita ini adalah karya fiksi. Nama, karakter, tempat, dan kejadian yang digambarkan di dalam cerita sebagian besar adalah hasil imajinasi penulis. Beberapa nama karakter mungkin terinspirasi dari orang-orang nyata, namun kisah dan sifat mereka telah dimodifikasi secara signifikan untuk keperluan cerita. Selain itu, beberapa lokasi yang ada di dunia nyata telah dimodifikasi, ditambahkan elemen fiktif, atau diubah untuk mendukung alur cerita. Kemiripan dengan kejadian nyata, orang, atau tempat, baik secara keseluruhan maupun sebagian, adalah kebetulan semata dan tidak dimaksudkan untuk mencerminkan kenyataan secara langsung.

More details
WpActionLinkContent Guidelines