Fusi hati: Energi di Antara Dimensi

Fusi hati: Energi di Antara Dimensi

  • WpView
    Reads 94
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 5, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
✧ Kumpulan cerita pendek yang menggabungkan keajaiban fisika dengan kedalaman emosi manusia. Setiap cerita membawa pembaca ke dunia di mana hukum alam bertemu dengan gejolak hati, menciptakan konflik yang unik dan penuh makna. ✧ Semua terhubung oleh satu pertanyaan mendasar: Apa yang lebih kuat, kekuatan yang menggerakkan bintang-bintang di langit atau kekuatan yang menggerakkan hati manusia? Selamat datang di Fusi Hati, Energi di Antara Dimensi, sebuah perjalanan melintasi batas dimensi dan emosi, di mana cinta menjadi jawaban bagi misteri yang tak terjawab, dan sains menjadi bahasa bagi jiwa yang mencari makna.
All Rights Reserved
#573
universe
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • Change The Plot (Niel) ✓
  • Chana's Transmigrasi
  • REGAN's Crazy Wife (END)
  • Drama di Pintu Kosan
  • Mission
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • BACKSTREET

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines