We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kanvas & Kertas

Kanvas & Kertas

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 8, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Setelah kehilangan sahabatnya akibat kanker, Raya, seorang arsitek sukses, merasa hampa dan kehilangan arah. la meninggalkan Ibukota dan pekerjaannya, mencari arti kehidupan di sebuah desa terpencil. Di sana, ia menyewa sebuah homestay unik bernama "Canvas & Kertas Homestay" milik Alam, seorang pelukis dari desa. Di penginapan yang sama, Raya bertemu dengan penghuni lainnya yang masing-masing menyimpan luka dan pencarian akan makna hidup: Oma Eli seorang mantan narapidana kasus pembunuhan, Gentong seorang komikus gagal, Zen musisi pop terkenal yang menghilang dari dunia hiburan karena skandal, dan Nara mantan jurnalis dan aktivis yang merupakan seorang ibu tunggal dari dua anak. Bersama Alam, yang dicintai penduduk desa karena kebaikandan keramahannya, mereka tak hanya menemukan kedamaian dan arti hidup bagi diri sendiri, tetapi juga tergerak untuk menghidupkan kembali potensi desa yang telah mati suri karena tragedi gunung meletus beberapa tahun lalu. ~~~~~~~~~ Di tengah keindahan alam desa dan kehidupan sederhana, Raya dan penghuni penginapan lainnya saling berbagi cerita, menemukan kekuatan dalam kelemahan masing-masing, dan belajar memaknai kehidupan yang lebih dalam. Mereka saling menyembuhkan, menemukan arti persahabatan, dan bersama-sama, dibantu oleh Alam dan keramahan penduduk desa, membangkitkan sektor pariwisata dan budaya di desa tersebut. Dengan kreativitas, kolaborasi, dan semangat kebersamaan, "Canvas dan Kertas Homestay" menjadi lebih dari sekadar penginapan. Di sana menjadi titik awal kebangkitan desa, tempat bertemunya jiwa-jiwa yang mencari makna, di mana setiap individu melukiskan kanvas kehidupan mereka sendiri, sekaligus bersama-sama mewarnai kembali kehidupan sektor pariwisata desa yang pernah mati suri.
All Rights Reserved
#7
perkotaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja di Bandung
  • Yang Amerta di Dalam Aksara (HIATUS)
  • cerita diatas kanvas
  • The Last Birthday With You
  • senja diberanda kayu
  • SEVEN ✔
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷�𝓳𝓪
  • BACKLIGHT
  • TERIMAKASIH SUDAH BERTAHAN -  REUPLOAD

Dalam sekejap mata, kehidupan Senja berubah total. Seorang pemuda yang tumbuh dalam kehangatan keluarga sederhana, Senja menikmati hari-harinya diiringi oleh puisi-puisi ayahnya yang penuh kebijaksanaan. Namun, ketika sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawa kedua orang tua dan adiknya, Senja harus menatap kenyataan pahit: ia yang tersisa, terperangkap dalam kesedihan dan kekosongan yang mendalam. Terjerumus dalam trauma dan duka, Senja merasa kehilangan arah dan tujuan hidup. Namun, di tengah gelapnya penderitaan, ia mendengar bisikan tentang Bandung-kota yang dipercaya sebagai "diciptakan Tuhan saat Tuhan tersenyum." Dengan sisa keberanian yang tersisa, ia memutuskan meninggalkan masa lalunya dan memulai perjalanan menuju Bandung, berharap menemukan secercah harapan dan penyembuhan bagi jiwanya. Di Bandung, Senja menemukan dunia yang berbeda, di mana sejarah dan seni berpadu dalam setiap sudut kota. Di tengah perjalanan itu, ia bertemu Arlana, seorang seniman jalanan dengan jiwa kritis yang mengerti bahasa keindahan dalam setiap goresan lukis dan nada gitar. Melalui pertemuan mereka, Senja mulai menulis kembali puisi-kata-kata yang dahulu menjadi warisan ayahnya. Setiap bait yang ia tulis adalah pengakuan atas luka yang dalam, sekaligus seruan untuk menemukan kembali arti hidup di balik kesedihan. "Senja di Bandung" adalah sebuah kisah yang mengangkat keindahan puisi sebagai penyembuh jiwa. Di antara deretan puisi yang mengalir, Senja dan Arlana menemukan bahwa setiap luka memiliki sajaknya sendiri, dan bahwa keindahan sering kali lahir dari penderitaan terdalam. Novel ini mengajak pembaca untuk merenungi bahwa meski hidup kerap dipenuhi kehilangan, dari kepedihan itu akan tumbuh harapan baru-sebuah perjalanan batin yang menuntun pada penerimaan diri dan keajaiban dari setiap kata yang terukir di dalam hati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines