The Machine Novel

The Machine Novel

  • WpView
    LECTURAS 7
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ene 6, 2025
Bagaimana jika waktu bisa terulang dan apa yang akan kalian lakukan? Raqilla Faesya Permata gadis remaja 23 tahun seorang author atau penulis novel dari "Cinta Pertama" dari kisah tersendiri. Cerita yang dia tulis membuatnya kepikiran akan esok hari di saat novel nya akan di terbitkan di sebuah Gramedia. Dikarenakan tidak ingin memikirkan nya lagi ia lebih baik menutup mata dan tertidur berharap bayangan dari cerita yang ia tulis menghilang dari pikiran nya. Saat ia membuka mata kembali ia dikejutkan atas apa yang ia lihat sekeliling nya. Sebuah kelas yang sangat familiar dari cerita yang ia tulis. "Gu-gue di mana?" Bingungnya menatap dirinya ada di sebuah kelas dengan bisingan murid-murid. Seperti apa yang dibayangkan ia berlari keluar kelas dan menatap kalender dari kelas samping. "2017" teriak nya dengan syok sampai-sampai kesadaran nya menghilang di saat itu juga. Bagaimana perjalanan Raqilla saat memasuki novel nya sendiri? Apakah Qilla akan mengikuti alurnya yang ia tulis atau mengubah akan penyesalan nya?
Todos los derechos reservados
#230
mostwanted
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 2 Reflection  ✔️
  • GRIZELLE [Completed]
  • Jejak Waktu yang Terlupa
  • 3 Dimensi
  • DISA | broken
  • Still Ours [Hiatus]
  • Stolen Before Fallen
  • Kembali Untuk Memperbaiki 2 (END)
  • BAD GOOD FATHER (END)
  • Vericha Aflyn ✔️

'People come and go' sebuah kalimat sederhana, namun menyimpan segudang makna. Kadang, kita tak bisa memaksa siapa pun untuk tetap tinggal. Kadang, semesta perlahan menarik mereka menjauh, meski hati kita memohon agar mereka tetap di sini. Tapi.... Akankah cinta kita bertahan? Akankah cinta ini terus hidup, bahkan hingga maut memisahkan kita? Percayalah, tak ada seorang pun yang benar-benar mencintai momen perpisahan. Setiap perpisahan selalu membawa luka, selalu meninggalkan sepi. Kau tau? Hal paling menyakitkan dari sebuah perpisahan bukanlah sekadar kehilangan, melainkan kenangan berupa serpihan momen indah yang pernah diukir bersama. Ia tak mati, justru hidup di tiap sudut pikiran, membunuh perlahan kewarasan, meremuk remuk hati yang telah renta oleh rindu, melahap tanpa ampun jiwa-jiwa yang rapuh, meninggalkan raga yang tergolek pasrah di altar sunyi penantian tanpa ujung. Namun, kita sudah berjanji kan? Kita akan tetap berjalan beriringan, meski badai mencoba memisahkan, meski waktu perlahan memudarkan, meski dunia perlahan melupakan. Dan bila kelak akhir itu datang, biarlah aku tetap menggenggam tanganmu, dalam sunyi, dalam gelap, hingga hanya detak terakhir menjadi saksi, bahwa cinta kita tak pernah mati. ••••• Start : 1 Juni 2025 Finish : By Tres Alas

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido