Story cover for Dalvano (Satu Raga Dua Jiwa) by Leesyanaa
Dalvano (Satu Raga Dua Jiwa)
  • WpView
    Reads 397
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 397
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jan 03
" dasar anak tidak berguna !!!"

" kenapa lo ga mati aja hah !!! dasar hama !!"

"saya menyesal karena menjadikanmu anakku !!!"


Makian Dan Hinaan sudah menjadi makanan sehari hari bagi seorang pemuda  berwajah Manis bernama Alvano Kenandra Smith. Anak kedua Dari 3 bersaudara yang dibenci keluarga nya sendiri karena fitnah Dari sang Nenek yang tidak menyukai dirinya lantaran ia hanya anak angkat.

hingga suatu kejadian membuatnya harus kehilangan nyawanya. bukannya ke alam baka, Alvano justru bertranmigrasi ke raga seorang remaja laki laki yang bernasib tidak jauh Dari dirinya bernama Dalvano Walter.

"hah.. aku hanya mau bahagia, apakah begitu sulit?"

"bahkan alam baka pun tidak mau menerimaku?"

bisakah Alvano yang bertranmigrasi ke raga Dalvano menjalani harinya dengan baik? ataukah dia akan mati untuk kedua kalinya??
All Rights Reserved
Sign up to add Dalvano (Satu Raga Dua Jiwa) to your library and receive updates
or
#671transmigrasiboy
Content Guidelines
You may also like
I'M VINA NOT VIRA  by ikbenmfl_
60 parts Complete
Happy Reading... (END) Dhavina Almaheera Smith. seorang bad girl,ketua Gangster,bar-bar,dan tomboy. gadis tersebut kerap di panggil Vina ataupun Queen Vina. Vina merupakan anak kedua dari keluarga Smith,ia juga seorang pengusaha besar. ia memiliki perusahaan bernama DA Company,dan Heera Group yang dimana perusahaan itu adalah perusahaan yang mendapat peringkat pertama dan kedua di dunia. walaupun dia gadis yang bar bar,namun siapa sangka bahwa dia memiliki otak yang encer. sudah lulus S3 diusia 15 tahun. Namun, sepertinya takdir berkata lain. ia mengalami kecelakaan dan koma selama berbulan-bulan,dan dia bertransmigrasi kedalam tubuh seorang gadis. Shavira Nathalie Hans. seorang gadis yang cantik,namun kecantikannya di tutupi oleh make up yang sangat tebal. ia merupakan gadis manja,suka membully,suka mengejar cinta seorang lelaki yang bernama Clarence Putra Javas . oleh sebab itu ia sangat dibenci oleh kedua kakaknya,dan teman teman kakaknya itu,dan semua itu terjadi karena hasutan gadis yang merebut apa yang Vira punya. namanya adalah Shinta Dewi Anjani. Sehingga Vira sangat membenci orang tersebut. Vira, memiliki tiga orang kakak. Hingga suatu malam terjadilah pertengkaran,yang ternyata setelah kejadian itu ia harus mengalami kematian. ~Dhavina Almaheera Smith~ Tuhan,aku masih ingin berada didunia lebih lama. sebab,aku belum siap untuk semua ini,aku tak bisa meninggalkan orang yang ku sayangi. ~Shavira Nathalie Hans aku sudah tak bisa melanjutkan semua ini, ijinkanlah seseorang masuk kedalam tubuhku ini untuk membalas semuanya. ATTENTION!!! Jika ada persamaan gambar,nama tokoh,tempat,dan alur Cerita. Harap di maklumi,dan maaf. Karena itu sebuah ketidaksengajaan. NO COPAS _________________ @ikbenmfl_
You may also like
Slide 1 of 9
KARAFERNELIA  cover
The 7th Of Us cover
Alvian |Slow Up| cover
ALTRUIST  cover
I'M VINA NOT VIRA  cover
ZEVAR CARIXIO [END] cover
GAVILEON cover
ELVANO cover
Rumah Tanpa Pintu [ON GOING] cover

KARAFERNELIA

47 parts Ongoing

Cerita ini menggambarkan perjalanan emosional Bryan dan Alesha serta dampaknya pada anak-anak mereka, menggambarkan kebahagiaan di tengah kesedihan dan harapan untuk masa depan. .... Raka berdiri di tengah kamar, wajahnya merah dan napasnya memburu. "Lu mending keluar dari kamar gue sekarang juga! Lu cuma ganggu gue, tau nggak? Bicara yang penting-penting aja, jangan cuman bikin ribut!" ujarnya dengan emosi memuncak. Bian, yang sudah lelah dengan suasana tegang, menjawab dengan nada kesal, "Biasa aja napa sih? Iya, iya, gue keluar. Gue nggak akan ganggu lo lagi." Dengan geram, Bian membuka pintu dengan keras dan menutupnya sampai bergetar. Kamar itu kini hening. Raka berdiri diam, meresapi kesunyian yang menggigit. Di sudut kamar, dia membiarkan air mata menetes perlahan, wajahnya tersembunyi di balik tangan. Dalam isak tangisnya, dia berbisik, "Gue nggak benci, gue cuma kangen. Gue pengen banget ngerasain pelukan dari sosok ayah, tapi dia udah punya keluarga sendiri, jadi gue nggak bisa ganggu dia." Raka merasa frustasi dan terpuruk, merasakan setiap detik beratnya kepergian dan kekosongan yang ditinggalkan. Seperti jejak langkah yang meninggalkan bekas, kenangan itu terus menghantui dan menyisakan luka dalam hati.