Cadar yang Pudar

Cadar yang Pudar

  • WpView
    Membaca 31
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 18
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jul 5, 2025
"Mataku sebagai wakil dari senyumanku" kalimat itu yang terus ada di pikiran Reza, seorang cowok dengan latar belakang problematik. Kalimat itu terucap dari seorang gadis bercadar bernama Nissa. Mereka menjadi semakin akrab gara-gara sebuah buku, hari-hari datar yang mereka lalui seketika berubah, lebih sering memandang layar ponsel? Saling memberi kabar? Bahkan tak jarang mereka saling mengingatkan untuk makan. "Bagaimana kondisi keluarga kamu?" disela pikriannya mengenai gadis bercadar itu, Reza selalu mempertanyakan hal itu kepada dirinya sendiri. Suara rocker yang setiap hari memenuhi area kamar dan seisi rumah menjadi hal lumrah di kediamannya. Perlahan-lahan semua hal yang tak terduga, mulai terjadi. Sesuatu yang tak pernah Reza bayangkan sebelumnya, seperti mendapat jutaan plot twist dalam hidupnya. Apa? Apa yang harus dilakukan? Ia hanya seorang pria setengah matang yang hanya mengerti bagaimana cara bertahan hidup dengan tangannya sendiri. Satu persatu plot twist itu menampakkan dirinya, memaksa Reza untuk terus bertahan disepanjang hidupnya. Survive, survive, survive, survive, survive, oh god I'm tired. "Akan kuhadapi apapun itu, dunia konyol"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • Gula - Gula
  • BROKEN
  • Ketika Cinta Berbicara
  • CAHYA UNTUK MENTARI
  • The Beauty Inside(Complete)
  • save me
  • Hi! kaladevara (HIATUS)
  • SURVIVING SURIA (COMPLETED)
  • MY AMAZING GIRLFRIEND [COMPLETE]

(19+) Ini bukan tentang kisah cinta jarak jauh, melainkan tentang logika dalam mencintai. *** Shanaya Kaifa adalah pelajar muda yang sangat giat juga tekun dalam belajar. Tergila-gila pada novel dan mengidolakan seorang penulis terkenal. Sekilas, hidupnya terlihat indah serta normal, akan tetapi, banyak luka dan penderitaan yang dia tangung seorang diri. Hingga takdir menyeretnya untuk bertemu dengan sang idola, awalnya ia sangat senang, sebelum berubah sedih karena semua hal tak seindah yang dibayangkan. Dia pergi, mengubur semua mimpinya serta kembali pada kenyataan. Memilih giat belajar dan bekerja keras guna mewujudkan tujuannya sendiri. Melupakan hal yang sedari awal menjadi cita-citanya. # Mobil yang dikendarai Axel melaju kencang di jalan raya. Tidak peduli hujan deras dan jalanan licin tetap terus menambah kecepatan, bahkan beberapa kali menerobos lampu merah demi segera tiba di tempat tujuan. Hingga pada perempatan lampu merah muncul sebuah truk berkecepatan tinggi. Axel kaget, menekan pedal rem sekuat tenaga agar terhindar dari kecelakaan. Mengakibatkan mobilnya tergelincir serta berguling di aspal sebelum terbalik. Sedangkan kondisinya terluka parah dengan sekujur badan berlumuran darah. Bruuk ... druaak ... duaar Kepala Axel terasa sangat sakit, pandangan matanya kabur dengan kondisi badan tak dapat bergerak. Ia mencoba berteriak meminta pertolongan, tetapi suaranya tertahan di tenggorokan. Hanya mampu merintih pelan, berharap masih memiliki kesempatan untuk berjumpa dan meminta maaf pada kekasihnya. "Shanaya ... maafkan aku." Sesudah itu semuanya menjadi gelap. Axel kehilangan kesadaran dan mengalami pendarahan hebat pada beberapa anggota badan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan