Puisi Sastra

Puisi Sastra

  • WpView
    GELESEN 484
  • WpVote
    Stimmen 69
  • WpPart
    Teile 15
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., März 19, 2025
Halo, para pembaca setia! Selamat datang di ruang kecil penuh kata-kata yang kutuangkan dari isi hati dan pikiranku. Di sini, aku berbagi kumpulan puisi sederhana yang kubuat saat waktu luang. Sebuah ekspresi gabut yang akhirnya menjelma menjadi karya yang bisa kalian nikmati. Kalau kalian ingin menggunakan salah satu puisiku, aku dengan senang hati mengizinkan, asalkan tetap mencantumkan namaku sebagai penulisnya. Jangan lupa untuk tetap menghargai hasil karyaku, ya! Hindari plagiat atau mengklaim puisi ini sebagai buatan sendiri. Ingat, setiap bait puisi punya ceritanya, dan aku berharap ceritanya tetap utuh dengan namaku di sana. Selamat membaca, semoga kalian bisa menemukan rasa, cerita, dan inspirasi di setiap baris yang kutulis✨✍️
Alle Rechte vorbehalten
#386
sastraindonesia
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Aksara Tak Bertuan
  • KIARA [End]
  • HI! EX [END]
  • Rintik Hujan
  • Asmaraloka yang Bertahta
  • Another Life an Extra Antagonist (Selesai)
  • don't hurt Lia (end)
  • [3] Aksara, Rasa, Asa | ✔
  • TENTANG RASA
  • Cinta Wanita Simpanan

Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien