Tetesan Warna

Tetesan Warna

  • WpView
    Reads 1,720
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 28, 2025
"Pukulan, pukulan, pukulan. Maka, hancurlah raga ini." -Arkana Fahreza Putra. Tentang Arkan, yang dimana hidupnya penuh dengan kekerasan fisik yang sering melukai tubuh dan juga batinnya. Sekarang hidupnya hampa dan kosong, tidak berwarna seperti dulu. Akhirnya ia terus berjuang hidup untuk mencari beberapa tetesan warna untuk mewarnai hidupnya yang seperti canvas kosong. ---- "Kalau kamu bodoh kamu akan miskin!" ---- "Lo itu cuma sampah yang gak sengaja hidup." ---- "Teruslah menderita hingga aku terus tertawa." ---- Setiap tetesan warna memiliki arti mendalam. Seperti hidup yang gelap di warnai dengan kebahagiaan. Please follow dulu sebelum baca.
All Rights Reserved
#100
toxicfamily
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hilang
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • About Azkara
  • FERAZKA
  • BALAS DENDAM! ✔
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Antara Cinta dan Takut [TERBIT]
  • Kesedihan [SELESAI]
  • Delan [slow update]#SMW
Hilang

"Aku benci kesunyian, yang tak pernah membuatku nyaman dalam keramaian. Tapi sunyi itu telah menjelma menjadi diriku sendiri." -Kyara Reynata "Bahagiamu adalah bahagiaku juga dan lukamu adalah lukaku pula, jadikanlah aku sandaranmu ketika kau membutuhkan tempat untuk menuangkan segala kesedihan. Aku ingin selalu menjadi benteng disaat kau rapuh. Karna kau adalah bagian dari hidupku." -Daniel Liandra Widjaya Semenjak kepergian Ayah nya hidup seorang gadis nyaris mengalami perubahan yg drastis. Belum lagi kedua kakaknya yg sampai saat ini tak bisa menerimanya kembali dan bahkan membencinya. Selama kurun waktu 2 tahun lamanya ia sempat mengalami gangguan psikis akibat trauma yg cukup menggucang kejiwaannya.Bahkan ia sempat dimasukkan di RSJ karna dicap sebagai "pembunuh" Ayahanda mereka oleh kedua kakaknya. Namun sejak seorang lelaki yg sempat menjadi teman kecilnya atau katakanlah devilnya, ia mencoba untuk bangkit dari masa lalu yg kelam itu. Teman yg dulunya menjadi musuh bebuyutannya itu sekarang telah berganti menjadi satu-satunya sahabat yg selalu mendukung dan memberikan suport kepadanya agar tetap semangat dalam menjalani kehidupan ini. Akankah hidup gadis itu kembali seperti sediakala atau malah sebaliknya? REMEMBER!! Dilarang keras untuk meniru ataupun mengcopy cerita ini!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines