Tetesan Warna

Tetesan Warna

  • WpView
    Reads 1,681
  • WpVote
    Votes 192
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 28, 2025
"Pukulan, pukulan, pukulan. Maka, hancurlah raga ini." -Arkana Fahreza Putra. Tentang Arkan, yang dimana hidupnya penuh dengan kekerasan fisik yang sering melukai tubuh dan juga batinnya. Sekarang hidupnya hampa dan kosong, tidak berwarna seperti dulu. Akhirnya ia terus berjuang hidup untuk mencari beberapa tetesan warna untuk mewarnai hidupnya yang seperti canvas kosong. ---- "Kalau kamu bodoh kamu akan miskin!" ---- "Lo itu cuma sampah yang gak sengaja hidup." ---- "Teruslah menderita hingga aku terus tertawa." ---- Setiap tetesan warna memiliki arti mendalam. Seperti hidup yang gelap di warnai dengan kebahagiaan. Please follow dulu sebelum baca.
All Rights Reserved
#220
melukis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FERAZKA
  • VIOLETTA (Triangle Love)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Riptide [BEBERAPA CHAPTER DALAM TAHAP REVISI]
  • Hilang
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • ARAKHA
  • Stupid Cupid
  • Behind The Smile
  • Senja Tanpa Senyum [END]
FERAZKA

Bukankah itu kejam, hidup seperti marionette Namun, hidup sebagai orang lain itu jauh lebih sakit Apa yang harus dilakukan? Menyerah? Tidak semudah itu bajingan Lalu, berjuang? Tubuh rapuh ini sudah cukup berjuang sendiri $ "Akan ku balas semua perbuatan mereka, semua, sampai tak tersisa. Tak peduli jika mereka kabur keujung neraka sekalipun." Azkanio Ferdian Jonathan. $ "Disuruh duduk santai sama mas pacar di tumpukan dolar." Fera Cintya Queen Laudrez. $

More details
WpActionLinkContent Guidelines