Tetesan Warna

Tetesan Warna

  • WpView
    LECTURAS 1,720
  • WpVote
    Votos 39
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jul 28, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
"Pukulan, pukulan, pukulan. Maka, hancurlah raga ini." -Arkana Fahreza Putra. Tentang Arkan, yang dimana hidupnya penuh dengan kekerasan fisik yang sering melukai tubuh dan juga batinnya. Sekarang hidupnya hampa dan kosong, tidak berwarna seperti dulu. Akhirnya ia terus berjuang hidup untuk mencari beberapa tetesan warna untuk mewarnai hidupnya yang seperti canvas kosong. ---- "Kalau kamu bodoh kamu akan miskin!" ---- "Lo itu cuma sampah yang gak sengaja hidup." ---- "Teruslah menderita hingga aku terus tertawa." ---- Setiap tetesan warna memiliki arti mendalam. Seperti hidup yang gelap di warnai dengan kebahagiaan. Please follow dulu sebelum baca.
Todos los derechos reservados
#594
gore
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Antara Cinta dan Takut [TERBIT]
  • Riptide [BEBERAPA CHAPTER DALAM TAHAP REVISI]
  • FERAZKA
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Stupid Cupid
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • Hilang

Di sebuah akademi seni yang melarang cinta, tiga pemuda menemukan harapan, dan seorang pria yang hancur menemukan makna baru dalam luka lama. Kai, Vian, dan Lio. Tiga siswa dengan masa lalu yang berbeda namun luka yang sama, ketakutan mencintai. Ketika mereka bertemu Haizar Hiraka Kalundra, mantan penyanyi yang tenggelam oleh rasa bersalah dan kehilangan, mereka belajar bahwa musik bisa menjadi bahasa yang lebih jujur dari kata-kata. Tapi cinta di Arsya Brilliant Akademia bukan hanya dilarang "ia dianggap kutukan". Di bawah bayang-bayang Rektor Darmawan yang menyimpan dendam pada masa lalu, mereka harus memilih-hidup dalam diam... atau melawan demi cinta yang mungkin menghancurkan segalanya. "Tentang kehilangan yang tak pernah hilang, dan tentang menyelamatkan orang lain ketika kau sendiri belum tentu bisa menyelamatkan dirimu." ------- "... Karena cinta, aku melihatmu tanpa cela, menyebutmu sempurna tanpa ragu. Padahal aku sendiri tau bahwa kesempurnaan hanya milik yang Maha Kuasa, bukan manusia sepertimu." ------- "Peraturan yang ditakuti akan kalah dengan rasa cinta, Pak" ucapnya, penuh keyakinan. Namun, sang Ayah menanggapi dengan bijak, "Cintalah yang akan kalah dengan rasa takut akan sebuah peraturan, Pak." ------- Dalam perjalanan yang penuh liku, mereka harus menghadapi pilihan sulit. Akankah cinta mampu mengubah segala hal yang tampaknya tak bisa diubah? Atau akankah ketakutan menghalangi jalan menuju kebahagiaan? ---_______--- Part yang ada di Wp ini tidak lengkap dan ending yang terpotong2... Jadi di sarankan buat CO versi cetaknya. Biyar dapat eding dan cerita yang jelasin💜💜

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido