Learning

Learning

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 6, 2025
"Jaga buah hati kita, oke?" Itu adalah percakapan terakhir ia dengan mendiang istri. Akhirnya setelah empat tahun lamanya Albany kembali menginjakkan kaki di rumah, demi mengabulkan wasiat dari istri yang sudah meninggal. "Ayah jahat!" Namun itu yang ia dapatkan. Lantas bagaimana cara Albany mengambil kembali hati buah hati yang ia tinggalkan selama empat tahun lamanya? Mari kita simak.
All Rights Reserved
#48
nonromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WRONG LOVE [HIATUS]
  • Become Baby Boy✓
  • Hello; Acel [Completed]
  • RAHASIA SAMUEL  ✓ (SUDAH TERBIT)
  • Mine
  • Letter of Spring Wind
  • Kenzo Emiliano(End)
  • El-Vian [END]
  • Silent Phase [END]

Tidak semua cinta lahir dari darah. Sebagian hadir sebagai takdir yang diselubungi sunyi. Adhara Tanisha Raveenza, mahasiswa Kedokteran semester dua di Aurora International University, tumbuh sebagai cahaya, sangat ceria, berani, dan penuh harapan. Namun, di setiap langkahnya, selalu ada Alvaren Charlie Raveenza. Tenang, dominan, dan terlalu setia. Cinta Alva bukan sekadar rasa, melainkan bhakti, pengabdian tanpa syarat. Ia melindungi Adhara bukan karena harus, tetapi karena tak mampu berhenti. Ketika rasa itu berubah menjadi cinta yang saling berbalas, batas bernama keluarga mulai retak. "Aku nggak takut kehilangan apa pun, Sayang," bisiknya lirih. "Selama kamu tetap di sini, dalam jangkauanku. Aku nggak akan membiarkan siapa pun mengambilmu dariku." Sebab cinta Alva selalu lebih besar. Cukup luas untuk menampung luka dan cukup berani untuk melawan takdir.

More details
WpActionLinkContent Guidelines