Story cover for Learning by nimnimsha
Learning
  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jan 04, 2025
"Jaga buah hati kita, oke?" 

Itu adalah percakapan terakhir ia dengan mendiang istri. Akhirnya setelah empat tahun lamanya Albany kembali menginjakkan kaki di rumah, demi mengabulkan wasiat dari istri yang sudah meninggal. 

"Ayah jahat!" Namun itu yang ia dapatkan. Lantas bagaimana cara Albany mengambil kembali hati buah hati yang ia tinggalkan selama empat tahun lamanya? 

Mari kita simak.
All Rights Reserved
Sign up to add Learning to your library and receive updates
or
#247brotherhood
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Being a Good Papa [ End ] cover
Silent Phase cover
Kenzo Emiliano(End) cover
ANEAS [ Tahap Revisi ] cover
Brother & Me [END] cover
Rumah Penuh Cerita cover
El-Vian [END] cover
Become Baby Boy✓ cover
ANGGARATURAGAMA  cover
The Malfoy's cover

Being a Good Papa [ End ]

23 parts Complete

Apa penyesalan dalam hidup yang pernah kalian alami? Kalau Arthan ditanya seperti itu, maka dia akan menjawab ; Menjadi pria yang tidak berguna, sekaligus ayah yang gagal. Setidaknya Arthan ingin sekali dalam hidupnya, dia melakukan hal-hal yang membuat keluarganya bahagia. Namun, hidup yang hanya sekali itu, dia habiskan untuk hal-hal yang sesat. Berjudi, mengabaikan anaknya setelah ditinggal mati oleh istri, dan terlilit hutang hingga rentenir terus berdatangan. Lantas, pada malam dia dikejar oleh rentenir dan anaknya, Alberix, disandera oleh rentenir, Arthan tertabrak truk dan tubuhnya terhempas begitu saja di aspal, hingga aspal itu digenangi oleh darahnya yang menyebar kemana-mana. Malam dimana penyesalan terus berdatangan. Lalu, dengan begitu saja, Arthan menutup mata dengan perasaan bersalah yang menumpuk di dalam dada. Hingga ketika ia membuka mata, bukan alam Barzah lah yang ia lihat, tetapi wajah anaknya yang datar saat sedang melakukan sarapan bersama. Arthan spontan menyeletuk, "Alberuk?" Alberix langsung bombastic side eyes. "Alberix, pa. Not Alberuk, apalagi beruk."