Hokky Lucky
  • WpView
    Reads 439
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 11, 2025
Hidup layaknya yin and yang. Hitam dan putih. Baik dan buruk. Keberuntungan membawa hal baik. Sementara kesialan menimpa seseorang di hari buruknya. Hokky Maheidar memiliki kemampuan mendeteksi kesialan yang akan menimpa orang lain. Itu yang menjadi alasan kenapa ia selalu memakai jam tangan. Detik demi detik bertarung dengan jarak dan kecepatan. Namun hal itu tidak berlaku bagi sosok yang selalu dihujani keberuntungan. Mona Fortuna, cewek yang menjadi musuh bebuyutan Hokky. Awal mula peperangan keduanya dipicu oleh keributan antara warga komplek perumahan Mona dan kampung tempat tinggal Hokky. Kebencian Hokky semakin meradang. Sekali seumur hidup ia bertekad membuat Mona tertimpa kesialan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jalan Pulang Menuju Halal ; Lee Heeseung
  • My Devil Doctor ✓
  • jill and the school, siapa yang tidak nyata?
  • Berandalan dan Si Kemayu (HIATUS)
  • As Long As You Love Me: even if it is destroys me
  • Jurnal Dokter Muda
  • PESTA SUNYI (TERBIT)
  • Antara Nada dan Lensa
  • Dear tomorrow

Sinopsis Hanna tumbuh di keluarga yang penuh kasih sayang. Keanggunannya memkiat banyak orang, tetapi jauh dari dalam hatinya, ada ketakutan yang selalu menghantuinya - takut dengan kedekatan lawan jenis. Sementara itu, Heeseung, seorang pemuda yang besar tanpa banyak perhatian orang tua karena kesibukan mereka, justru memilih jalannya sendiri. Demi mencari kedamaian, ia memutuskan untuk memperdalam ilmu agama di salah satu sekolah Islam terbaik di kota. Takdir mempertemukan keduanya di sebuah masjid. Awalnya hanya saling pandang dari kejauhan, namun perlahan benih perasaan mulai tumbuh di antara mereka. Keanggunan Hanna dan ketulusannya menarik perhatian Heeseung, sementara sikap rendah hati serta kebaikan hari Heeseung mengusik hati Hanna. Ketika perasaan mulai tumbuh, mereka dihadapkan pada kenyataan bahwa perjalanan menuju kebersamaan bukanlah hal yang mudah. Bagi Hanna, membuka diri terhadap perasaan baru adalah hal yang menakutkan, sedangkan Heeseung harus membuktikan keseriusannya dalam mencintai tanpa menyalahi keyakinan yang dipegang teguh. Dengan waktu yang singkat, hanya satu bulan, mereka harus meyakinkan diri sendiri dan juga keluarga bahwa perasaan ini layak diperjuangkan. Namun, mampukah mereka bertahan di tengan godaan, perbedaan, serta ketakutan yang membayangi hati masing-masing? Di antara segala ujian dan harapan, apakah akhirnya Hanna akan menemukan jalannya untuk pulang ke tempat yang benar-benar ia sebut sebagai rumah - sebuah tempat di mana cinta dan keimanan bertaut menjadi satu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines