AL-MAHBUBAH

AL-MAHBUBAH

  • WpView
    Reads 1,866
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 5, 2025
[ FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA ] "Bolehkah saya melangitkan nama mu di sepertiga malam? Tenang, saya nggak terlalu banyak berharap kok." Setelah kepergian sang Ibu, orang yang paling ia sayangi dan ia cintai, Azhaya dibawa oleh seseorang wanita masuk ke pesantren Hidayatullah untuk menimba ilmu. Namun siapa sangka, Azhaya bertemu dengan seorang lelaki yang pernah ia temui dan ia kagumi? Ya, takdir itu tidak ada yang tahu. Awalnya, ia begitu senang. Namun sayang nya, lelaki itu adalah seorang anak Kyai pemilik pesantren tersebut. Bukan seorang santri disana. Berharap? Ia takut harapan itu akan jatuh hingga merasakan sakitnya. Dibalik kisah cinta Azhaya yang mencintai seorang Gus dalam diam, ada sebuah rahasia yang harus gadis itu ketahui. Rahasia besar, dan Siapakah seorang wanita yang membantu gadis itu? Dan, mengapa maksudnya? ****
All Rights Reserved
#15
sedihbahagia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tanda Seru
  • Menuju Seperempat Abad [End]✓
  • Work Life, Love Balance (END)
  • Goodbye, Hello?
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • THE REBELLOUSE! [END]
  • Semestinya Cinta ( Selesai )
  • Spicy
  • Favorite Lecturer
  • MANAGER KEUANGAN [END]

"Pergi dari Indonesia atau kau akan mati menderita." Itu seruan yang mengerikan, tetapi kenapa masih banyak yang bertahan di negeri ini? Santoso merelakan beasiswanya demi menjadi musuh pemerintah, alhasil ia harus meninggalkan Indonesia. Hanya ada dua hal berharga yang ia bawa untuk bertahan hidup di Rusia. Nomor satu adalah kepintarannya, dan nomor dua adalah putri bungsu Soeryo Diningrat. Siapa sangka, putri bungsu orang terkaya nomor satu di Indonesia itu, akan menambah keseruannya membalaskan dendamnya kepada tanah airnya sendiri. © Brain Washer copyright 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines