Aprilians (Derailment)

Aprilians (Derailment)

  • WpView
    Reads 255
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 15, 2025
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA. BIAR APA? BIARIN.] "Rasa sakit tidak adil jika hanya di balas dengan kata maaf" -Rhea Aprilia LaLuna- Kisah Seorang gadis ceria yang mengalami trauma mendalam sejak kecil, tragedi berdarah yang tidak akan pernah bisa dia lupakan. Tragedi yang berhasil membuatnya kehilangan jati diri dan menjadi orang yang penuh dengan teka-teki. Berdiri sendiri dalam kekosongan dengan topeng kaca yang tidak pernah dia lepaskan. Rhea Aprilia LaLuna. Namun kehidupan nya berubah setelah bertemu dengan seorang pria petakilan yang tidak kenal menyerah, berwajah dingin namun berkelakuan bobrok parah. Dia Argya Gilang Resmana, argya hidup "sesukanya sendiri." Hari-hari Aprilia mulai berubah berkat kehadiran argya, meskipun dimata Aprilia argya adalah sosok pengganggu tapi bagi argya Aprilia adalah rasa sakit yang harus dia peluk hingga luka-luka itu hilang seiring dengan waktu. "Gue tau lo selalu melakukan apapun sendiri. Tapi sekarang lo bisa bergantung sama gue karena gue gak akan pernah ninggalin lo. Gue akan membunuh siapa pun yang berani sentuh apalagi nyakitin Lo." -Argya Gilang Resmana-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naura & Lukanya
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • Hiraeth || Huang Renjun (SUDAH TERBIT)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • MEISYA
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Nathalea
  • HANYA AKU DAN KAMU
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • NAKALA DAN TAWANYA

⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura dan Lukanya adalah cerita tentang seorang perempuan yang terlalu lama memeluk lukanya sendirian. Tentang hati yang terbiasa pura-pura kuat, meski diam-diam hancur setiap malam. Naura tumbuh bersama kehilangan, kekecewaan, dan rasa sakit yang perlahan mengubahnya menjadi seseorang yang sulit percaya bahwa dirinya pantas dicintai dengan utuh. Hingga sebuah pertemuan yang awalnya terasa salah mempertemukannya dengan seseorang yang tidak pernah ia duga akan menjadi rumah. Pertemuan yang datang di waktu paling kacau, dengan cara yang tidak baik-baik saja, namun justru membawa mereka saling menemukan bagian diri yang selama ini hilang. Ia hadir bukan untuk menghapus luka Naura, melainkan menemani setiap proses sembuhnya. Memahami semua sisi rumit yang bahkan sulit dijelaskan dengan kata-kata. Tetap tinggal ketika dunia memilih pergi. Dan untuk pertama kalinya, Naura belajar bahwa dicintai tidak selalu harus menjadi sempurna terlebih dahulu. Karena terkadang, orang yang tepat datang bukan dengan cara yang indah. Namun hadir di saat paling hancur, lalu perlahan mengajarkan bahwa luka juga pantas dipeluk, bukan disembunyikan sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines