Another World • KTH

Another World • KTH

  • WpView
    Leituras 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jan 5, 2025
Lee Hyeri adalah seorang peneliti muda yang bekerja di salah satu museum terkenal di kotanya. Tugasnya sehari-hari adalah mengamati, memeriksa, dan meneliti sisa-sisa peninggalan zaman dahulu. Namun, ada satu hal yang membuat pekerjaannya lebih menarik: sebuah patung misterius yang penuh dengan mitos dan cerita menyeramkan. Konon, patung itu adalah simbol kutukan dari seorang dewa yang dulu melanggar peraturan dan menjadi sumber kekacauan di bumi. Legenda mengatakan bahwa siapa pun yang menatap mata patung tersebut akan menjadi mangsanya. Banyak orang percaya pada cerita ini, namun Hyeri, yang telah mengenal patung itu selama 20 tahun hidupnya, memiliki sudut pandang yang berbeda. Baginya, patung itu hanyalah saksi bisu dari sejarah yang rumit. Namun, apa yang terjadi ketika mitos mulai terasa nyata? Ketika orang-orang di sekitarnya mulai mengalami hal-hal aneh, Hyeri harus menghadapi misteri yang lebih dalam dari apa yang pernah ia bayangkan. Apakah patung itu benar-benar hanya sebuah peninggalan kuno, atau ada kebenaran di balik legenda mengerikan itu? Ikuti perjalanan Lee Hyeri mengungkap sejarah kelam patung tersebut, di mana fakta dan mitos bercampur menjadi satu, dalam sebuah cerita yang akan membuat bulu kudukmu berdiri.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Elegi Esok Pagi ✓
  • Ravenwood's Last Omega
  • [ⅰ] 𝐂lown of Eternity || 𝐓reasure
  • Ramban: Cinta & Kutukan (Old Version)
  • CERITA HOROR SEKOLAH
  • Terjebak di Pasar Anjaya Bawakaraeng
  • Sekar Ayu Kinanthi

[END. BUKAN BXB!!!] Pernah dengar mitos tentang capung? Orang Jawa bilang, jika ada capung masuk ke rumahmu, harus segera dikeluarkan karena membawa kesialan. Namun itu hanyalah mitos belaka. Sakania tak akan pernah mempercayai mitos begituan. Lagi pula, serangga dengan mata mencekung keluar itu tak salah apa-apa, bagaimana bisa dihakimi sebagai terdakwa kasus kesialan. Setelah dua malam terakhir--beberapa capung masuk melalui lubang udara yang ada di kamarnya. Menyerang pencahayaan secara agresif dan membuatnya sebal. Dan sore itu berubah menjadi kelabu kala seorang teman mengabarinya berita duka. Mahendra berpulang. Bukan lagi sekedar mitos, beberapa capung yang mengitari pencahayaan di kamarnya itu, benar-benar membawa sial. Copyright ©, 2021 doysanctuary

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo